Jumat, 14 Maret 2014

Interview with SEE IT THROUGH (Yogyakarta Hardcore)


SEE IT THROUGH (SIT) adalah sebuah band oldschool asal Yogyakarta yang belum terlalu lama terbentuk (2013) tapi sebagian besar personelnya dihuni oleh orang-orang yang sudah cukup lama malang-melintang di scene Yogyakarta Hardcore. Kali ini Betterday Zine berkesempatan mewawancara mereka. Sebagai sebuah band baru, mereka tengah mempersiapkan rilis debut full album-nya bulan April 2014. Sebuah terobosan yang menarik tentunya bagi band yang belum lama terbentuk. Ngga perlu berbasa-basi terlalu panjang, check this out!!

Halo teman-teman SEE IT THROUGH (SIT).. Apa kabar? Ini pertama kali Betterday Zine meng-interview band di tahun ini. Hehehe! Terimakasih atas waktunya. Tolong perkenalkan masing-masing diri kalian beserta posisi di band dan kesibukan kalian sehari-hari..
Doni: Halo mas, kabarnya baik banget ini,,hehe! Jebagian tugas nyanyi sak-mampunya mas di SIT. Masih tercatat sebagai mahasiswa di perguruan tinggi swata dan nyambi ngedit video di kebon studio ni mas...
Satya: Haloo kabar baik mas Nanu.. Saya di posisi gitar, kesibukan sehari-hari masih berusaha keras  menyelesaikan studi dan mburuh musik J
Anton: Kabar baik bro Nanu…Perkenalkan nama saya masih Anton Kristianto Wibowo, kesibukan sehari-hari masih freelance buruh Adobe dan berusaha tetap semangat mengemban tugas negara..hahaha! Posisi di SIT bassjigur.
Sondonk: Halo juga mas bro Nanu.. Alhamdulillah sehat dan senang mas. Wow band perdana ki judule haha! Seperti biasa mas, masih bergelut di dunia percetakan. Mbolang freelance hatkor pank dan posisi gedumbrengan di SIT…hehe!

SEE IT THROUGH tergolong band baru, namun digawangi oleh personil yang sudah cukup lama berkecimpung di scene Yogyakarta Hardcore (YKHC). Bisa diceritakan gimana awal terbentuknya band ini?
Sondonk: Oke.. Pelajaran sejarah dimulai..haha! Yaps SIT memang band baru yang ingin mengembalikan kejayaan oldschool HC di Jogja yang sempat meredup beberapa tahun belakangan ini. Berawal dari obrolan ringan sembari mendengarkan THE GEEKS di Kebon Studio (omahe Satya), kami yang sebagian sudah mempunyai band masing-masing kepikiran untuk membuat side-project koyo THE GEEKS kui..haha! Digagas oleh Satya (STRIDE OFF/STUPID AGAIN) yang awalnya ngajakin Anton dan Sondonk (keduanya aktif di BAKUHANTAM) buat bikin SIT ini, dan Doni yang juga teman seperjuangan dolan dikon nyanyi. Jadilah SEE IT THROUGH yang sederhana dan apa adanya ini…hahaha!

Kalian akan merilis album perdana dalam waktu dekat ini. Gimana tuh awalnya bisa kompakan bikin album dalam waktu yang relatif singkat setelah band ini terbentuk?
Doni: Niat sih mas…haha! Seringnya ketemu masing-masing personal sih mas kayaknya. Karena kebetulan saya dan temen-temenlaennya sering nongkrong di kediaman Satya Utama…haha! Terkenalnya sih Kebon Soewoeng…dan masing-masing personil juga sudah sangat mengenal dengan baik dan cukup lama.
Satya: Awalnya kami memang sering bermain bareng mas, lalu muncul ide untuk bikin side-project  band tapi memang tujuanya untuk lansung membuat album. Melalui proses yang sangat  singkat kurang lebih 1 tahun, alhasil minggu ini albumnya dapat rilis, amin. Walaupun masih banyak yg belum tahu apa itu SEE IT THROUGH karena masih baru dan jarang maen juga di gigs Jogja, maka dari itu kami memperkenalkan kepada teman-teman lewat album ini, semoga masyuk. J
Anton: Berawal dari obrolan yang diatapi sebongkah pohon sawo dan ditambah semangat gairah muda kita-kita ini…hahaha! Jadilah albumnya SIT. Karena kita masih muda maka berkaryalah sesering mungkin, keburu tua mas Nanu. Nanti kaya kamu loh jadi lupa-lupa ingat (juskid) hahaha… (Woh asyemikkk!! -red)
Sondonk: Simpel mas Nanu.. Sesuai dengan konsep SIT yang easy listening oldschool hardcore haha.. Awalnya memang kalau bisa ya secepatnya bikin album. Secara materinya gak ribet-ribet bingit..haha! (idiihh.. bingitz bo.. –red). Bikin lirik semalem, langsung latian dan kemudian booking om Wisnu (Wisnu Jahat, -red)..haha! Gak kerasa udah 10 lagu aja.. Yawes ngalbum bae lah…haha!

Kalau ngga salah debut album kalian berjudul “Youth Spirit Never End”. Bisa diceritakan tentang pemilihan judul tersebut? Dan akan berformat apakah apa rilisan pertamanya? Apakah terpikir buat bikin format kaset juga?
Doni: Kebetulan para personal cenderung muda dan masih semangat untuk beraktivitas di area ini. Gitu sih.. Rilisan pertama sih tetep CD, sebenarnya pengen juga rilis kaset cuman ya itu tadi pengetahuan tentang produsen kaset sangat minim. Ya apa bole buat..hahaha!
Satya: Kenapa “Youth Spirit Never End”? Karena itu mengutip dari lagu kami yang berjudul sama, dan diliriknya sangat mewakili SEE IT THROUGH. Pada intinya dengan semangat muda..hahaha! Kami mempunyai misi untuk berusaha menjaga scene hardcore ini tetap menyenangkan dan asik dengan sing along bersama dan njoget bareng. Bukan hanya sekedar menyakiti satu sama lain alis mbati ndas di moshpit..hehe! Rilisan pertama kami berbentuk CD audio, dan hanya membuat 50 pieces CD untuk rilisan pertamanya. Sempat terpikir kami untuk membuat rilisan kaset pita tapi kata sahabat kami Semprong (Samstrong Records) pabrik kasetnya sudah tutup…hehehe!
Anton: Ya disitu sudah jelas bahwa debut album kita dilandasi semangat jiwa muda yg ga pernah berakhir. Dan intinya judul album beserta isinya kita buat apa adanya. Maka dari itu kita serentak mencantumkan “Youth spirit Never End” di album perdana ini. Untuk rilisan perdana kita berbentuk CD, dan kaset kemungkinan bisa jadi, kalau semisal ada record label yg baik hati buat bantu-bantu SIT…hehehe!
Sondonk: Why that words?? Ya karena kami musah muda!! Hahaha! Ora dink hehe..! Diambil dari lagu pendek SIT yang dirasa mewakili dari semangat dan gairah kita ini, mas nanu. Menjadi tua itu pasti tapi semangat dan jiwa muda ini tak akan pernah mati..widihhh..haha! Biar kaya lagu kebangsaan HC kids mas, “Young Till I Die”…haha! Band-band-an kui ora kenal umur lan marake awet enom..hahaha! Rilisan awal ini masih berupa CD. Gak menutup kemungkinan suatu saat kalo ada link dan ada yang bantu ya pengen juga dalam format kaset. Ben luwih ketok underground jare...hahaha!

Apa aja isi pesan dari lagu-lagu SEE IT THROUGH di album ini?
Doni: Sebenernya isi dari lagu di album “Youth Spirit Never End” ini bercerita tentang semangat yang dimiliki oleh setiap personil untuk tidak pantang menyerah dalam menghadapi semua tantangan dengan cara dan pandangan masing-masing tentunya. Sesimpel itu aja sih menurut saya…haha!
Satya: Isi pesan lagu di album ini, kebanyakan tidak jauh dari kehidupan sehari-hari. Di lirik kami banyak menulis tentang persaudaraan, semangat  hidup, dan sikap optimis sebagai pemuda, wuedyaann! Anti-”nglokro” intinya, mas haha! (nglokro artinya males-malesan, -red)
Anton: Tidak jauh dari pertemanan, keluarga, dan semangat jiwa muda lebih jelasnya. Satya dan Sondonk sebagai penulisnya ayok! Hehehe!
Sondonk: Isine sek jelas udu tentang masa lalu..haha! Semangat, persahabatan, kekeluargaan, dan juga tentang sikap optimis seperti yang dibilang Satya tadi…hehehe!

Album kalian nantinya akan diedarkan dibawah bendera Youth Spirit Records. Ini record label asal mana dan siapa aja yang mengelolanya?
Doni: Youth Spirit Records sebenarnya adalah record label yang kita kelola sendiri tapi di sini adalah Satya Utama yang sangat memberikan kontribusi paling besar dalam menggerakkan Youth Spirit  Record. Gitu sih…hahaha!
Satya: Youth Spirit Records adalah label kami sendiri, karena proses dari awal hingga selesai album ini kami mengurusnya sendiri. Tiap personil punya tugas masing-masing dalam prosesnya, hingga kami bersapakat menamai record label-nya dengan nama itu. (Juosss..salut! –red)
Anton: Ini record label dari SIT sendiri, karena band baru biasanya susah untuk mencari support dari record label sekitar.
Sondonk: Yap yap yap Youth Spirit Records adalah label sendiri dari kami..hehe! Dari Jogja untuk Indonesia.. Halahhh koyo kampanye caleg..hahaha! Yang mengelola ya kami-kami ini. Bagi-bagi tugas.. Aku bagian resik-resik ja..haha!

Secara musik, apakah influens dari SEE IT THROUGH? Dan juga apa influens masing-masing personilnya?
Doni:
SEE IT THROUGH, awal dulu sering banget ngover “Respect” dan “What We Believe” dari THE GEEKS. Untuk playlist saya paling seneng dengerin CHAIN OF STRENGTH, CARRY ON, GO IT ALONE, FIRST TIME.
Satya: Kalo infuens saya tidak hanya lingkup di musik hardcore saja, tapi kalo hardcore influens saya seperti SHUTDOWN, TEN YARD FIGHT, SHELTER, CIV, ENSIGN, , IN MY EYES, THE GEEKS, BANE, GOOD CLEAN FUN, THE FIRST STEP, CHAIN OF STRENGTH, FLOORPUNCH, CARRY ON, STRENGTH TO STRENGTH, STRONGER THAN BEFORE, THROUGHOUT, STRAIGHT ANSWER, LOST SIGHT, FIRST TIME, REASON TO DIE, BAKUHANTAM.
Anton: Untuk SIT ga ada influens tertentu dan saya pun juga. Karena player SIT sendiri punya playlist masing-masing dalam bermusik. Apa sajalah penting uenaaak jon! Yang jelas roots SIT  ga bakal jauh dari old / new hardcore punk.
Sondonk: kalo dari musik, SIT sendiri terpengaruh dari sound oldschool lawas macam SHUTDOWN dkk ditambah sedikit sentuhan rodo pie ngono ala THE GEEKS dan VITAMIN X..hahaha! Kalo aku sendiri belum bisa move on dari LOOSERZ dan STRAIGHT ANSWER, mas..hahaha!!

Ada rencana membuat semacam gig untuk launching album kalian? Boleh dong bocoran dikit..  :)
Doni: Haha! ada sih mas .. Cuman ya kecil-kecil aja, yang paling penting buat saya pesan-pesan dari lagu kami bisa tersampaikan dengan jelas dan bisa dinikmati sama temen-temen semua itu udah seneng banget.
Satya: Pasti itu mas, mungkin selang beberapa waktu setelah album rilis, kami akan membuat pentas kecil-kecilan dan beberapa band dari teman-teman juga ikut maen.
Anton: Yah pasti ada.. Ditunggu aja bulan April hangan sampai terlewatkan, free loh.. Hehehe!
Sondonk: Lagi dipikir karo turu kui mas..haha! Pengen mengadakan semacam kenduren hardcore/punk ngono..hahaha! InsyaAllah dalam waktu dekat ini. Doain aja semua CD bisa dirilis bulan Maret ini dan launching nyusul soon...hahaha!


Agak melebar nih.. Gimana masing-masing dari kalian memaknai hardcore itu sendiri?
Doni: Saya memaknai hardcore sih sebatas pertemanan dan saling menghormati scene laennya aja maklum mas tinggalnya juga di Jogjakarta. Haha!
Satya: Melalui hardcore saya bisa mengukapkan segala ekspresi, emosi, semangat, dan sangat mempengaruhi dari segi mental hingga sikap hidup sehari-hari. Hardcore juga mengenalkan saya untuk bagaimana itu berproses, belajar, berteman, bersaudara, dan saling menghormati satu sama lain. United we stand! Divided we fall!
Anton: Hardcore pride! Passion before fashioon..and it’s movement.
Sondonk: Jalan hidup. Bukan sekedar gaya hidup. Memang kita mungkin tidak bisa hidup dari hardcore namun semangat kita bisa hidup karena hardcore. Duhdekkk…hahaha!! (Omonganmu ngeri, Ndonk.. Hahaha! –red)

Kalian kan tinggal di Yogyakarta, di mana kita tahu perkembangan scene hardcore di kota ini. Banyak band baru bermunculan, dan tidak lupa banyak gigs juga tiap minggunya. Apa pendapat kalian dengan scene YKHC sekarang?
Doni: Sebenarnya saya senang scene hardcore mendapat tempat di Jogja sekarang. Dulu sih gak se-antusias saat ini, mungkin udah jadi trend ya mas…hehe! Point plus nya sih scene hardcore di Jogja ini jadi lebih kuat dan jelasnya pasti ada beberapa point negatif yang mengekor di beberapa point tertentu.
Satya: Perkembangan scene YKHC sekarang sangat seru dan menyenangkan karena banyak band yang baru dan bagus-bagus dari segi musiknya. Saya support dan sangat mengapresiasi, semoga dari generasi ke generasi tetap solid dengan konsistensinya, apapun kondisinya.
Anton: Menurut saya gigs di scene Yogyakarta jelas berkembang dari waktu ke waktu. Dari bunker jadi JNM, dari oldskool jadi beatdown dan sekarang di mana-mana udah banyak gigs entah gigs beneran atau cuma reguleran…hehehe! Sekarang tuh susah mbedain gigs sama gym. Hahaha! Yah kalau saya support ajalah mau gimana-gimana banyak orang butuh juga. Yang penting gigs lancer, anda puas panitia lemas yes! Haha!
Sondong: YKHC old and new are awesome…haha! Gigs rame banget seminggu bisa 5 kali..,hahaha! Band barunya nyekil-nyekil sangar joss poll..hahaha! Saya sangat mengapresiai semua pihak dan band-band hardcore di scene YKHC ini. Semoga bisa tetap solid aman terkendali. Cuma saya kangen OFOB (One Family One Brotherhood, -red), OUR TIMES, BACK ON TRACK, JOGJA HARI INI, MATARAM ATTACK, dsb-nya…huhuhu!

Saya sebenarnya paling males nanyain ini karena subyektif, tapi menyikapi perkembangan salah satu issue di scene hardcore nusantara yang sering jadi polemik tentang violent/violence dance. Apa opini kalian tentang violence dance itu sendiri?
Doni: Yang penting sportif aja sih mas kalo saya. Tapi untuk saat ini para hc kids yang di Yogyakarta juga udah sangat sportif dalam violonce dance, udah ga seperti dulu lagi yang cenderung “senggol senggel” haha! Mungkin, itu juga bukan masalah tren violence dance-nya, cuman mereka aja yg pengen nunjukin kapasitas mereka di dance hall…haha! Dan bukan efek alcohol sih menurut saya …hahaha!
Satya: Sedikit curhat ya mas…hehe! Kadang juga males melihat beberapa oknum memanfaatkan violence dance untuk ajang saling menyakiti. Terkadang juga para hc kids di Jogja malah terfokus menonton pelaku violence dance-nya daripada nonton bandnya, ironisnya juga apapun musiknya mereka tetap melakukan violence dance, walaupun tidak pas antara tempo lagu dengan dance-nya..haha! Waton serem lah. Tapi menurut saya itu wajar, itu merupakan sebagian dari proses, dari tidak tahu menjadi tahu, saya juga mengalami fase itu. Violence dance tetap oke, yang penting tetap saling menjaga.
Anton: Untuk question yang satu ini saya dulu pernah menjawab di interview BAKUHANTAM. Ya pada dasarnya saya setuju jika dilakukan di tempat yg pantas , tidak berlebihan dan didasari kesenangan bukan untuk cari keuntungan…hehee! Karena tidak bisa dipungkiri di manapun bakal jadi polemik juga. Yang jelas kita sikapi dengan pikiran terbuka saja, pro-kontra itu pasti. Yang tidak suka silakan menjauh dan yang menyukai silakan dinikmati jangan lupa lebih berhati-hati karena sudah banyak kasus salah paham di area violent dance!
Sondonk: Violence dance?? Gara-gara “Boston Beatdown” ki mesti…hehe! Lagi booming yahh.. Menyenangkan sebenarnya. Saya sendiri juga sering melakukannya, tapi sekarang udah jarang. Takut mas…haha! Boyoken juga..hehe! Cuma kadang ada oknum yang istilahnya golek-golek. Dan itu sangat tidak menyenangkan. Yang penting dalam rangka support band yang main aja. Saling menjaga satu sama lain dan tetap ciptakan suasana fun dalam moshpit.

Apa playlist kalian sekarang-sekarang ini?
Doni: THE GEEKS “What We Believe”, THROUGHOUT “Step Ahead Into The Real World”, FIRST TIME “Emosi Menyala”, STUPID AGAIN “Sebotol Minuman”.
Satya:  MORNINGSICK “Persepsi”, STRAIGHT ANSWER “Small Show Great Friend, SHELTER “Song of Brahma, Tchaikovsky: Symphony No.5 in E minor, Op.64 2nd Movement.
Anton: Raisa, Saunine, dan SHEILA ON 7 (hardcore terus mumet loh..haha)
Sondonk: Taylor Swift “Back to December”, OASIS “Champagne Supernova”, THE ATARIS “My Reply”, ALEA JACTA EST “Today You Die”, SALIET INSANITY “I Can See The Sky”, STRAIGHT ANSWER “Punk United”..hehe! Biar balance alon dan banter..hehe!

Dan apa aja band YKHC yang kalian rekomendasikan?
Doni: HOMETRUTH, SERIGALA MALAM, THROUGHOUT, FIRSAT TIME, DISATRU.
Satya: HOMETRUTH, STRONG IN PAIN, SOCIETY RAMPAGE, THIS HEAR.T
Anton: BAKUHANTAM, REASON TO DIE, HOMETRUTH, KUDABESI, THE LAST TIME, THROUGHOUT, THIS HEART, FIRST TIME, STRONG IN PAIN, FIGHT ALONE TODAY, SERIGALA MALAM, BREAKINSIDE, xLIFETIMEx, SOMETHING WRONG, STRNGTH TO STRENGTH, STRONGER THAN BEFORE, NOISE FOR VIOLENCE, THINK AGAIN, KILLED ON JUAREZ, HANDS UPON SALVATION, dan masih banyak lagi yg keren-keren jon..
Sondonk: BAKUHANTAM donk..haha! HOMETRUTH asik.. KUDABESI, CHILDREN BASTARD, REASON TO DIE sangar… FIRST TIME well…  STRONG IN PAIN , SERIGALA MALAM, THROUGHOUT, xLIFETIMEx, NOISE FOR VIOLENCE, dan band YKHC lainnya sek gandem poll! Aku bingung akeh banget and apik kabeh…hehe!

Last cool words untuk para pembaca Betterday Zine?
Doni: Keep attitude spirit never end!!!
Satya: Make hardcore fun again!!!!!!!!
Anton: Pengen sehat dan kuat! Bacalah Betterday. Karena banyak tips dan trick tentang dunia per-hardcore-an. Di dalam hardcore yang sehat terdapat jiwa punk yang kuat,  Mbah Bobby quote. Inga inga..Ting!!
Sondonk: Jaga terus semangat ini!!!

Terimakasih atas waktunya dan semoga sukses dengan debut album kalian. Hardcore still lives!
All: Oke mas Nanu sami-sami. Sukses juga buat Betterday dan bandnya mas Nanu sek akeh dan apik kabeh kui, hehehe! Yaps hardcore still lives..


Everything about SEE IT THROUGH:


SEE IT THROUGH Album Teaser



betterday | vegan straightedge hardcore zine |  est. 2001
 

DOMESTIC WAR

Live at The Oh Five

'FREE ME' Video

GO VEG!

xREPRESENTx

'The Downfall'. Sellout failed!

xLIFETIMEx

YKHC! Checkout: here!

EARTH CRISIS

Drug-dealers must fall!!

LIOSALFAR

Metalhardcore! Checkout: here!

Followers

Betterday zine Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template