Jumat, 26 Oktober 2012

PBB Mendorong Masyarakat Dunia untuk Menjalani Diet yang Bebas Daging dan Susu

Sebuah laporan PBB yang disampaikan tanggal 2 Juni 2010 mengatakan bahwa pergeseran global menuju pola makan Vegan sangat penting untuk menyelamatkan dunia dari kelaparan, kemiskinan bahan bakar, dan dampak terburuk dari perubahan iklim.

Sebagai populasi global, prediksi lonjakan menuju 9,1 miliar orang pada tahun 2050 membuat selera negara-negara Barat untuk diet kaya daging dan produk susu bisa dikatakan tidak bisa dilanjutkan, kata laporan dari panel internasional United Nations Environment Programme (UNEP) tentang pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan.

Dikatakan: " Dampak dari pertanian diperkirakan akan meningkatkan pertumbuhan penduduk secara substansial akibat peningkatan konsumsi produk hewani. Tidak seperti bahan bakar fosil, sulit untuk mencari penggantinya: orang harus makan. Pengurangan dampak buruk hanya bisa dilakukan dengan sebuah perubahan diet secara mendunia, yaitu jauh dari produk hewani.”  

Profesor Edgar Hertwich, seorang author mengatakan:” Produk-produk hewani menyebabkan lebih banyak kerusakan daripada menghasilkan mineral konstruksi seperti pasir atau semen, plastic atau logam. Biomassa dan hasil panen untuk hewan sama merusaknya dengan  membakar bahan bakar fosil.”

Rekomendasi yang mengikuti saran tahun 2009 bahwa diet Vegetarian adalah yang lebih baik bagi bumi disampaikan oleh Lord Nicholas Stern, mantan penasehat bagi pemerintahan buruh untuk perubahan ekonomi dan iklim. Dr.Rajendra Pachauri, ketua Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) PBB, juga mendorong masyarakat untuk bisa menjalankan satu hari meat-free (tidak mengonsumsi daging) dalam tiap minggu untuk menekan emisi karbon.

Peternakan daging dan produk susu menyumbang 70% dari konsumsi air tawar dunia, 38% dari penggunaan lahan total, dan 19% dari emisi gas rumah kaca dunia, disebutkan dalam laporan yang telah diluncurkan bertepatan dengan hari Lingkungan Dunia PBB.

Tahun 2009 Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) mengatakan bahwa produksi pangan harus meningkat secara global pada angka 70% pada tahun 2050 untuk memberi makan populasi dunia yang sangat tinggi. Sehingga dibutuhkan sebuah gebrakan mulai dari saat ini untuk menyelamatkan bumi, yaitu penghemata.

Dan dengan mengurangi konsumsi daging dan susu (apalagi dengan tidak mengonsumsinya sama sekali) maka masing-masing dari kita sudah ikut berperan dalam usaha untuk tidak menambah lagi peternakan-peternakan modern yang sangat memboroskan air, tanah, dan justru menghasilkan 19% sendiri emisi gas rumah kaca.

Dari alasan-alasan di atas maka PBB melalui beberapa panelnya mendorong masyakarat dunia untuk lebih aware dengan issue pemanasan global dengan salah satu cara tepat, yaitu diet Vegetarian atau Vegan.


Referensi: Guardian


betterday zine | oktober 2012 | betterdayzine.blogspot.com
 

DOMESTIC WAR

Live at The Oh Five

'FREE ME' Video

GO VEG!

xREPRESENTx

'The Downfall'. Sellout failed!

xLIFETIMEx

YKHC! Checkout: here!

EARTH CRISIS

Drug-dealers must fall!!

LIOSALFAR

Metalhardcore! Checkout: here!

Followers

Betterday zine Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template