Senin, 18 Juni 2012

Biz Stone Menjelaskan Mengapa Co-Founder Twitter Memulai Bisnis 'Vegan Meat' (Daging Nabati)

Obvious Corporation, sebuah incubator yang didirikan oleh Isaac ‘Biz’ Stone dan Evan Williams, mem-backing perusahaan yang menghasilkan ‘daging pengganti’ berbasis tumbuhan (nabati) yang katanya akan membuat masyarakat terlupa bahwa daging berasal dari hewan.

Bahkan para Vegan dan Vegetarian yang taat harus mengakui bahwa meat substitutes (daging pengganti/daging buatan) sebenarnya tidak bisa menggantikan rasa yang sebenarnya. Beberapa dari merk-merk itu enak rasanya, tapi tidak ada satupun yang mempunyai rasa dan tekstur yang sama dengan potongan daging ayam, burger, ataupun steak. Mereka tidak membodohi siapapun. Karena itulah mengapa sebagian besar masyarakat di negara-negara pecinta daging seperti AS belum menjual dalam bentuk steak seperti Tofurky, bahkan ketika mereka mempunyai masalah kesehatan yang mendorong mereka untuk mengonsumsinya, dan bahkan ketika mereka menyadari bahwa peternakan bertanggungjawab sekitar 18% dari seluruh emsisi gas rumah kaca.

BeyondMeat, yang pertama yang membuat vegan meat analog, menghasilkan produk yang konon rasa dan teksturnya seperti daging asli (kami-fastcoexist.com- belum bisa mengonfirmasi ini sendiri), mengandung gizi yang lebih baik (tanpa kolesterol, tanpa lemak jenuh, tinggi protein), dan akan tersedia dalam harga yang lebih murah dibandingkan produk hasil ternak. Perusahaan ini mempunyai beberapa pendukung yang mengejutkan, termasuk Obvious Corporation – sebuah perusahaan yang dibangun oleh salah satu pendiri Twitter Evan Williams dan Biz Stone serta mantan VP product dari Twitter Jason Goldman – dan kelompok pemodal Kleiner PerkinsCaufield Byers. Mengapa Beyond Meat begitu tertarik?
 
Obvious Corporation biasanya bekerja dengan perusahaan-perusahaan yang web-sentris seperti Neighborland, Pinwheel, dan Lift. Akan tetapi Boz Stone telah menjadi Vegan selama lebih dari satu dekade, dan ia sangat menyadari keuntungan bagi kesehatan dan dunia dengan memakan lebih sedikit daging. Stone pertama kali mempelajari mengenai Beyond Meat ketika salah satu partnernya di Kleiner Perkins menyebut bahwa mereka sedang mempertimbangkan untuk berinvestasi terhadap perusahaannya. Dan ia tertarik. 

“Orang-orang ini datang pada industri analog daging bukan sebagai sesuatu yang baru atau sekadar hal yang tidak serius,” kata Stone. “Mereka datang dengan limu pengetahuan besar, super praktis, dan terukur. Kata mereka, ‘Kami ingin masuk ke industri daging yang multi-miliar dollar dengan daging yang berbasis tumbuhan (nabati, ed BD).’” Ketika datang waktunya bagi Beyond Meat untuk masalah dana, orang-orang dari Obvious yang mengambil kesempatan tersebut. 

Kleiner juga terkesan dengan potensi perusahaan tersebut. “Kemampuan untuk mengubah permainan dalam hal bagaimana kita memberi protein kepada populasi manusia yang berkembang mungkin adalah satu hal terbesar yang bisa dilakukan oleh siapapun,” ucap Amol Deshpande, seorang partner di dalam perusahaan.  

Obvious baru saja mengumumkan keterlibatannya dalam Beyond Meat minggu lalu (Juni 2012), namun sejarah awal mula perusahaan ini bisa dilacak sejak tahun 2009, di ketika memulai berkolaborasi dengan para peneliti dari Universitas Missouri yang mengerjakan produk dengan rasa dan tekstur ayam.

Pendiri Beyond Meat Ethan Brown mempunyai latar belakang clean energy, namun menyadari pada sebuah titik bahwa sektor energi bisa menjadi bagian dari pemecahan masalah perubahan iklim. “Yang membuat saya tercengang adalah kita berdiskusi dalam konferensi masalah energi alternatif, dengan hotel yang mewah, dan pada akhirnya kamu akan duduk dan makan steak,“ katanya. ”Ada focus yang misalokasi. Orang tidak focus pada area ini. Begitu banyak gas emisi rumahkaca adalah karena ternak.”      

Tidak semua Vegetarian atau Vegan akan menyukai Beyond Meat. Dan bahkan, kata Stone, “Bagi orang yang benar-benar jijik dengan daging, mereka tidak akan menyukai ini.” Terlalu terasa real. Namun bagi beberapa lainnya tidak masalah.  

LikeMeat, sebuah perusahaan di Uni Eropa yang merupakan produsen daging buatan, juga mencari alternatif lain pada kedelai. Perbedaan besarnya: Chicken strip keluaran Beyond Meat sudah dijual di mana-mana, mulai di Whole Foods di Northern California, hingga toko-toko kecil di AS bagian barat pada musim panas dan gugur. Dan akan segera tersedia di AS bagian timur. Sedangkan LikeMeat, masih dalam proses penyempurnaan rasa pada produk-produknya.     

Sekarang ini, Beyond Meat mengirimkan grosir untuk harga yang lebih murah dari daging alami. Itu masih lebih mahal daripada daging ternak (factory farm), namun itu semua akan berubah seiring dengan semakin besarnya perusahaan. Stone optimis bahwa apabila Beyond Meat lepas landas, akan membawa pengaruh yang kuat pada konsumsi daging, dan pada gilirannya akan bermanfaat bagi kesehatan kita serta lingkungan,” katanya. “Kamu tidak bisa [membuat perubahan] pada tingkat ‘boutique’. Itu mungkin akan mengeluarkan dana yang lebih murah, namun kita tidak akan sampai di sana kecuali kita bisa menyeberangi kesenjangan untuk menuju skalabilitas.”      

 

betterday zine | juni 2012 | betterdayzine.blogspot.com
facebook.com/betterdayzine2001 | twitter.com/betterdayzine
 

DOMESTIC WAR

Live at The Oh Five

'FREE ME' Video

GO VEG!

xREPRESENTx

'The Downfall'. Sellout failed!

xLIFETIMEx

YKHC! Checkout: here!

EARTH CRISIS

Drug-dealers must fall!!

LIOSALFAR

Metalhardcore! Checkout: here!

Followers

Betterday zine Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template