Kamis, 15 Maret 2012

Kebun Binatang Surabaya Terancam Ditutup Karena Dinilai Tidak Layak

Petugas Kebun Binatang Surabaya mengikat jerapah yang sedang sakit karena menelan plastik sampah, yang kemudian mati. (thejakartaglobe.com) (foto: AFP)


Kebun Binatang Surabaya (KBS) di Jawa Timur terancam ditutup tahun ini. Hal tersebut karena Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menggunakan lahan KBS untuk hal lain.

"Saya minggu lalu menerima surat dari Pemkot Surabaya. Intinya mereka tidak akan memasukan KBS dalam SK baru. Artinya KBS ditiadakan dalam SK baru tahun ini," kata Direktur Jendral Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam (PHKA) Kemenhut Darori ketika ditemui Media Indonesia di DPR, Senin (12/3).

Menurut Darori, Pemkot Surabaya tidak menginginkan ada KBS di sana. Ia menilai selama ini pihak Pemkot tidak memprioritaskan masuknya investor untuk menjadi pengelola, padahal permasalahan KBS karena kurangnya sumber daya.

Selama ini memang banyak kasus satwa yang mati di KBS karena kurang perawatan, ini karena anggaran kurang dan pengelola yang kurang maksimal.

"Wali kotanya tidak ingin ada KBS di sana, padahal banyak investor yang minat untuk mengelolanya," lanjut Darori.

Ancaman ditutupnya KBS sudah digaungkan sejak setahun lalu. Pemkot Surabaya akan menutup karena pengelolaannya sudah tidak layak. Ini terbukti dari banyaknya satwa yang mati di kebun binatang terbesar di wilayah Indonesia bagian tengah tersebut.

Di sisi lain, Kemenhut menilai seharusnya Pemkot Surabaya menyerahkan pengelolaan pada investor agar lebih layak dan terawat.

Namun, Pemkot Surabaya ternyata lebih memilih mengelola sendiri hingga akhirnya lahannya akan digunakan dan ancaman KBS ditutup pun semakin santer.

Darori menyesalkan adanya perbedaan sikap dari Pemkot Surabaya, padahal sebelumnya ada komitmen KBS dipertahankan.

Kemenhut pun pasrah dan tidak memperjuangkan keberadaan KBS.

"Memang lahannya milik Pemkot Surabaya, kita hanya punya satwa saja. Kalau mereka mau ditiadakan ya kita mau apalagi, kita tidak bisa memaksa," kata Darori.

Meski begitu, Darori menolak dikatakan mendiamkan. Ia mengaku sudah mengirim surat ke Gubernur Jawa Timur dan DPRD Jawa Timur sebagai pertimbangan apakah rakyat Surabaya dan Jawa Timur memang berkeinginan KBS ditiadakan.

"Saya sedang menunggu pandangan dari Gubernur dan DPRD Jawa Timur, apakah benar rakyat Surabaya dan Jawa Timur tidak ingin ada KBS. Padahal ini hiburan murah dan mendidik," sebut Darori.

Diceritakan Darori, jika memang nantinya KBS ditiadakan maka satwa yang berjumlah 400 ekor itu akan dipindahkan ke kebun binatang lainnya. Meski begitu, ia meminta kebun binatang ditingkatkan pengelolaannya karena kendala pengurusan satwa karena pengelola yang kurang maksimal.

"Satwa bisa kita pindahkan ke Kebun Binatang Lamongan, tapi memang tidak sebesar dan selengkap KBS. Banyak yang minat terhadap satwa kita, tapi masalahnya kita tidak ada dana untuk pengembangan kebun binatang karena itu pengelolanya butuh investor," tutup Darori.

Sumber: MediaIndonesia
Foto diambil dari : The Jakarta Globe bersumber dari AFP

---------------

Bahkan isu ini sudah sampai ke PETA Asia-Pasific. Editor Betterday sempat mendapatkan email yang intinya mengajak masyarakat untuk menulis email kepada Menteri Kehutanan untuk segera menutup Kebun Binatang Surabaya kalau memang tidak bisa memperbaiki kondisi di dalamnya agar layak dihuni bagi hewan-hewan tersebut. Cek gambar di bawah ini. (El Vegano)



betterday zine | maret 2012 | betterdayzine.blogspot.com
 

DOMESTIC WAR

Live at The Oh Five

'FREE ME' Video

GO VEG!

xREPRESENTx

'The Downfall'. Sellout failed!

xLIFETIMEx

YKHC! Checkout: here!

EARTH CRISIS

Drug-dealers must fall!!

LIOSALFAR

Metalhardcore! Checkout: here!

Followers

Betterday zine Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template