Minggu, 23 Oktober 2011

Regenerasi di Scene


Regenerasi? Apakah itu? Secara sederhana Regenerasi bisa diartikan sebagai sebuah pentransferan nilai atau karakter baik fisik maupun psikis dari satu pihak ke pihak lain yang merupakan kelanjutan dari yang sebelumnya.

Regenerasi diperlukan untuk mempertahankan kelangsungan atau keberlanjutan. Mahkluk hidup maupun organisasi memiliki kecenderungan beregenerasi. Mahkluk hidup beregenerasi untuk kepentingan kontunuitas spesiesnya sementara organisasi beregenerasi untuk kelangsungan hidup organisasi itu sendiri.

Selain dua hal di atas, scene (dalam hal ini hardcore) pun perlu beregenerasi. Scene mempunyai sifat semacam ‘place’ (baca: ruang lingkup) yang luas. Seringkali penjelasan mengenai ‘scene’ dijelaskan dalam lingkup kota. Seperti scene hardcore Jogja, Bandung, Surabaya, Jakarta, dll. Untuk kota-kota besar mungkin akan terbagi lagi di dalamnya, seperti scene hardcore Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dsb.

Sifatnya yang luas ini membuat scene menjadi unik untuk dijelaskan dalam issue regenerasi ini. Scene bukanlah organisasi. Bahkan di dalam sebuah scene akan muncul banyak kolektif, atau kelompok-kelompok kecil (group) yang secara sederhana dijelaskan sebagai ‘tongkrongan’. Karena ituah mengapa kadangkala regenerasi di scene menjadi mengalami banyak kendala.

Regenerasi pada mahkluk hidup sifatnya biologis. Sedangkan regenerasi organisasi dan termasuk scene bersifat sosial dan psikologis. Sosialnya berasal dari interaksi antar individu di dalamnya, sementara faktor psikologisnya berasal dari nilai-nilai personal yang dimiliki masing-masing individu (hc kids).

Ketika regenerasi di organisasi melalui proses yang resmi, sedangkan di scene proses tersebut terjadi secara alamiah, sehingga tanpa proses yang seperti di organisasi (semisal dengan PAW - Pergantian Antar Waktu). Regenerasi di sebuah subkultur ini terjadi seperti air mengalir saja.

Keberadaan scene hardcore tentunya butuh keberlanjutan. Dan untuk mempertahankan sebuah eksistensinya, perlu adanya regenerasi. Hal ini tentunya sesuatu yang lumrah. Namun kadangkala ada beberapa pihak yang semacam tidak rela memberikan tongkat estafetnya kepada yang lebih muda.

Seiring berjalannya waktu, tidak jarang para pendukung scene hardcore meninggalkan dunia ‘per-hardcore-an’ karena alasan-alasan tertentu, mulai dari bosan, bekerja, pindah ke luar kota, dll. Apapun itu, tiap orang mempunyai hak untuk menentukan jalan hidupnya sendiri.

Namun tidak jarang pula hc kids yang masih berkecimpung di scene walaupun mungkin sudah tidak tergolong ‘kids’ lagi. Hehe! Bagi orang-orang seperti ini biasanya sudah dianggap ‘senior’ di scene (bukan berarti pendukung senioritas kosong). Maksudnya orang-orang tersebut dianggap ‘senior’ secara ukuran lamanya berkecimpung di scene dan tentunya faktor kontribusinya.

Namun keadaan di atas kadangkala membuat yang senior merasa menjadi benar-benar senior dan yang junior malah seakan-akan cenderung menuruti. Mungkin yang muda merasa tidak enak dan terbebani dengan slogan ‘respect’. Tentunya hal seperti ini bisa menimbulkan situasi scene yang tidak sehat, dan tentunya no fun at all.

Orang yang mengerti, memahami, dan merasakan hardcore tentunya tidak ingin scene hardcore di kotanya macet gara-gara tidak adanya regenerasi yang baik. Mungkin ada sebuah keadaan di mana pihak senior merasa kuatir apabila tongkat estafetnya diserahkan kepada yang lebih muda maka akan merubah karakter scene hardcore di kota tersebut yang mungkin telah ia bangun sejak lama.

Rasa kuatir tersebut sebenarnya adalah sebuah perasaan tidak percaya kepada generasi yang lebih muda. Tiap orang mempunyai kondisi psikologis yang berbeda-beda. Apalagi di dalam sebuah scene hardcore yang terdiri dari ratusan orang yang aktif.

Membangun rasa percaya terhadap teman-teman yang lebih muda untuk bisa melanjutkan scene hardcore adalah penting. Karena tidak selamanya pula orang akan bisa aktif di scene. Dan dalam titik ini, perlu adanya negosiasi dengan pemikiran dan perasaan diri-sendiri. Turunkan ego, dan percaya dengan rekan-rekan yang lain. Mereka pasti bisa melanjutkan scene dengan semangat yang lebih fresh dan dengan rasa tanggungjawab yang besar. (El Vegano)

Dimuat di Betterday #26

betterday zine | oktober 2011 | betterdayzine.blogspot.com
 

DOMESTIC WAR

Live at The Oh Five

'FREE ME' Video

GO VEG!

xREPRESENTx

'The Downfall'. Sellout failed!

xLIFETIMEx

YKHC! Checkout: here!

EARTH CRISIS

Drug-dealers must fall!!

LIOSALFAR

Metalhardcore! Checkout: here!

Followers

Betterday zine Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template