Minggu, 10 April 2011

Ayam Junkfood Disuntik Antibiotik

Banyak orang yang suka dengan menu makanan junkfood, apalagi menu ayamnya. Disamping besar, dan terlihat crispy, harga perporsi menu junkfood sekarang ini tidak begitu mahal. Tapi sepertinya masyarakat harus mulai aware dengan berbagai informasi yang selalu menampilkan efek buruk pengonsumsian junkfood.

Dikutip dari DetikHealth, Prof Iwan Dwi Prahasto berpendapat, "Makanan junkfood seperti ayamnya itu dikasih antibiotik sebagai growth promote-nya," dalam acara jumpa pers seminar 'Antimicrobial Resistance-Containment and Prevention' di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (7/4/2011). Ia menuturkan sekitar 20-25 persen, antibiotik digunakan untuk binatang seperti ayam yang berfungsi sebagai growth promotenya dan antibiotik ini juga terdapat di dalam telur ayam. Padahal antibiotik adalah salah satu jenis obat yang digunakan untuk memerangi penyakit akibat bakteri.

"Jadi kalau seseorang makan ayam maka ia dengan tidak sadar mengonsumsi antibiotik secara gratis. Padahal penggunaan antibiotik untuk binatang ini tidak relevan," ujar Prof Iwan yang merupakan Guru Besar Farmakologi FK UGM ini.

Selain tentunya berbahaya bagi binatang, antibiotik juga berbahaya bagi orang yang makan daging atau telur hewan ternak yang diberi pakan antibiotik. Kondisi ini bisa memicu terjadinya resistensi terhadap antibiotik, karena semakin sering seseorang terpapar antibiotik maka akan semakin cepat pula terjadinya resistensi

"Kalau tidak diperlukan maka antibiotik ini akan mengganggu bakteri normal yang ada di dalam tubuh manusia dan bisa menyebabkan bakteri baik ini berubah menjadi bakteri yang menyebabkan penyakit, sehingga orang tersebut menjadi gampang sakit," ungkap Prof Iwan lagi.

Setiap kali seseorang mengonsumsi antibiotik, maka bakteri yang sensitif akan terbunuh dan bakteri yang kebal akan terus hidup, tumbuh dan berkembang biak. Penggunaan antibiotik yang berulang-ulang dan tidak tepat adalah penyebab utama peningkatan jumlah bakteri yang kebal terhadap antibiotik.

Penggunaan antibiotik yang tidak tepat juga bisa menyebabkan terjadinya kekebalan pada kuman sehingga nantinya membutuhkan antibiotik satu tingkat diatasnya yang tentu saja memiliki efek toksisitas yang lebih tinggi.

Di Eropa antibiotik telah dilarang digunakan untuk tambahan pakan ternak selama bertahun-tahun dan larangan serupa akan dilaksanakan di Korea Selatan tahun depan.

Kalau sudah sadar akan keburukan-keburukannya, apa yang sebaiknya dilakukan? Mengurangi? Absen total konsumsi junkfood? Semuanya tentunya terpulang masing-masing pribadi. Tapi kalau memang sudah sadar, pasti melakukan sesuatu yang lebih baik bagi dirinya. Bagi kami, Go Vegan!

Disadur dari DetikHealth dengan judul asli “Ayam untuk Junk Food Banyak Disuntik Antibiotik


betterday zine | april 2011 | betterdayzine.blogspot.com
 

DOMESTIC WAR

Live at The Oh Five

'FREE ME' Video

GO VEG!

xREPRESENTx

'The Downfall'. Sellout failed!

xLIFETIMEx

YKHC! Checkout: here!

EARTH CRISIS

Drug-dealers must fall!!

LIOSALFAR

Metalhardcore! Checkout: here!

Followers

Betterday zine Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template