Sabtu, 14 Agustus 2010

Straightedge Bukan Komoditas


Akhir-akhir ini banyak bermunculan clothing line lokal di scene hardcore yang memproduksi kaos-kaos seputar scene hc, mulai dari kaos band hingga kaos Straightedge. Salahkah? Tentu tidak. Namun akan ada semacam ganjalan ketika si produsen hanya memikirkan pola produksi yang massal tanpa mempedulikan faktor distribusi (penjualan) yang proporsional. Maksudnya produksi yang massal itu berarti akan semakin banyak membuka akses bagi siapa saja untuk membeli kaos-kaos tersebut tanpa adanya kontrol apakah si calon pembeli itu mengerti hardcore, band kaosnya akan dibeli, atau terlebih lagi untuk kasus kaos-kaos semacam “Straightedge”, “Vegan”, dan “Vegetarian”.

Tidak dipungkiri tiap produsen kaos ingin produk-produknya cepat terjual habis dan dengan keuntungan yang cukup. Namun seorang produsen yang kebetulan seorang
hc kid (apalagi ia juga seorang Straightedger) seharusnya sudah mengerti kalau hardcore bukan hanya sebagai ajang berjualan kaos (ataupun merchandise yang lain). Ketika ia paham arti “pride” di dalam hardcore, maka ia tidak akan dengan sembrono memproduksi kaos-kaos seputar Straightedge dan menjualnya tanpa kontrol. Maksud “tanpa kontrol” di sini adalah dengan menjual kaos-kaos “Straightedge”-nya tanpa menanyai secara baik-baik terlebih dahulu kepada si calon pembelinya apakah ia seorang Straightedger atau tidak. Dan yang lebih parah ketika si produsen tetap saja menjual kaos “Straightedge” kepada temannya yang ia ketahui bahwa temannya tersebut bukanlah seorang Straightedger.

Ada beberapa alasan yang menjadi latar-belakang kenapa produsen itu tetap menjualnya secara sembrono, seperti “
supaya produknya cepat terjual habis”, atau “temen-temannya yang non-Straightedge ingin mensuport Straightedge dengan membeli kaos ‘Straightedge’ tersebut”, hingga alasan “menyebarkan Straightedge”. Mari coba kita telaah satu-persatu beberapa alasan di atas.

Supaya produknya cepat terjual habis

Ini alasan paling konyol karena apabila si produsen itu adalah hc kid, di mana ia seharusnya sudah paham bahwa ia juga mempunyai tanggungjawab untuk tidak “menjual” Straightedge menjadi tanpa makna di dalam scene sendiri. Kalau memang ingin produknya cepat terjual habis, kontaklah orang-orang Straightedge di seluruh Indonesia, dan tawarkan produk kaos “Straightedge”-nya. Banyak media yang bisa digunakan untuk meraih banyak Straightedger di seluruh Indonesia, mulai dari FB, Twitter, Myspace, hingga handphone. Ini lebih relevan.

Temen-temannya yang non-Straightedge ingin mensuport Straightedge dengan membeli kaos ‘Straightedge’ tersebut

Alasan ini tentunya secara positif berarti banyak teman-teman non-Straightedge yang ingin mendukung pergerakan Straightedge. Tentunya perlu diapresiasi. Namun bentuk rasa penghargaan tersebut bukan dengan membiarkan kaos-kaos tersebut dibeli oleh teman-teman tersebut yang ingin mendukung Straightedge. Karena dengan membiarkan mereka membeli kaos Straightedge yang kamu produksi berarti secara tidak langsung membiarkan teman-temanmu menjadi orang yang hipokrit. Dan sebagai
Straightedger tentunya kamu tidak rela ada orang memakai kaos “Straightedge” sambil merokok atau minum alkohol di kemudian hari. Ya, kan? Bentuk apresiasimu (sebagai produsen yang memproduksi kaos Straightedge dan sebagai seorang teman) cukup dengan memberi ucapan terimakasih dan dengan bentuk pertemanan tulus yang saling menghormati dan bertoleransi satu dengan yang lain.

Menyebarkan Straightedge

Tiap
Straightedger pasti ingin berkontribusi dalam usaha mempromosikan dan menyebarkan Straightedge di dalam scene. Ini tentunya hal yang baik. Namun perlu diketahui bahwa menyebarkan Straightedge dengan media yang kaos (maupun band) adalah semacam bentuk pernyataan diri si individu (dalam hal ini orang yang mengenakan kaos Straightedge atau yang tergabung dalam sebuah band Straightedge). Jadi ketika seseorang memakai kaos bertuliskan “Straightedge” sudah bisa diindikasikan bahwa ia adalah seorang Straightedger. Begitu pula dengan membentuk band Straightedge di mana SELURUH personil di dalamnya HARUS merupakan sekumpulan orang yang mengklaim diri sebagai Straightedger. Jadi tidak bisa sebuah band mengaku “band Straightedge” tapi tidak seluruh anggotanya mengklaim diri sebagai Straightedger. Jadi kalau kamu memang ingin menyebarkan (paling tidak menginformasikan) hal-hal seputar Straightedge ke orang lain yang non-Straightedge bisa dengan menggunakan media lain dengan cara yang lebih general (bisa diakses siapa saja) dan edukatif seperti zine, newsletter, poster, internet, ataupun membuat forum diskusi.

Bahkan dalam kasus yang mirip seperti hal di atas (namun lebih umum), sangat disesalkan ketika kaos band-band hardcore luar negeri / lokal dikenakan oleh orang-orang yang tidak mengerti hardcore dan malahan belum pernah mendengarkan band yang ia kenakan kaosnya itu.

Dari situ saja sudah bisa kita pikir dan rasakan, bagaiamana ketika sebuah gaya hidup yang dibanggakan (dalam hal ini Straightedge) menjadi komoditas fashion yang bisa dikenakan secara umum oleh siapa saja. Apakah kamu rela Straightedge menjadi tren seperti 'emo' beberapa waktu lalu yang hanya datang dan pergi dan akhirnya menjadi tanpa makna selain hanya fashion? TENTUNYA TIDAK. Maka dari itu, baik para Straightedger maupun non-Straightedge, perlu mengritik para produsen yang menjual kaos "Straightedge" secara 'brutal', dan orang yang memakai kaos Straightedge namun bukan pelaku gaya hidup Straightedge. Dan tentunya bagi para calon pembeli yang non-Straightedge juga sadar diri bahwa mendukung pergerakan Straightedge bisa dengan cara lain selain membeli dan mengenakan kaos bertuliskan "Straightedge". Karena mereka pasti tidak ingin menjadi seorang hipokrit / munafik.
Dengan begitu kita bisa melihat sebuah scene hardcore yang keren karena banyak orang yang mencintai scene tercinta dengan tidak membiarkan sikap hipokrit di dalam hardcore. Dan hc kid yangn non-Straightedge pun dengan sadar mengerti bahwa dengan sikap saling menghormati, toleransi, dan membuat kesenangan bersama-sama adalah sebuah bentuk apresiasi terhadap teman-temannya yang Straightedge. Begitu pula sebaliknya bagi para Straightedger. Ya kan? Hardcore bukan komoditas. Straightedge bukan komoditas. (El Vegano)

Thanks to xBlowRaspberryx for the inspiration in writing this essay.

This is dedicated to all YKHC kids.


betterday zine | agustus 2010 | betterdayzine.blogspot.com
 

DOMESTIC WAR

Live at The Oh Five

'FREE ME' Video

GO VEG!

xREPRESENTx

'The Downfall'. Sellout failed!

xLIFETIMEx

YKHC! Checkout: here!

EARTH CRISIS

Drug-dealers must fall!!

LIOSALFAR

Metalhardcore! Checkout: here!

Followers

Betterday zine Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template