Rabu, 26 Mei 2010

Serangan Gangster Narkotika Cekam Jamaika


Aksi brutal terjadi di Kingston, Jamaika, Minggu (23/5) waktu setempat. Gangster narkotika mengamuk. Sambil dilengkapi berbagai jenis persenjataan, mereka menembaki dua kantor polisi. Satu kantor polisi lainnya dibakar kawasan gangster yang mendukung gembong narkotika, Dudus Coke.

Selain membakar kantor polisi setempat, gangster itu pun menyerang sejumlah aparat kepolisian. Penyerangan kepada aparat kepolisian itu mereka lakukan dilatarbelakangi adanya penahanan bandar narkoba kelas kakap. Karenanya, pemerintah setempat menyatakan keadaan gawat darurat.

Beberapa waktu silam, pemerintah Jamaika setuju mengekstradisi gembong narkotika tersebut ke AS. Namun, para anggota dan kawannnya langsung menentang serta melawan putusan pemerintah itu. Akibatnya, bentrok senjata tidak terhindarkan.

Kendati terkenal sebagai gembong narkotika, di mata warga Kingston, semisal St Andrews, Dudus Coke mendapat dukungan publik. Itu karena Dudus Coke sering membantu warga, termasuk memberikan sejumlah uang bagi mereka yang tidak bekerja.

Namun pemerintah setempat bersikukuh untuk menghantam mundur para anggota gangster yang terdiri dari gembong dan pengedar tersebut. Pilihan ini dirasa tepat karena keberadaan gangster tersebut dirasa sudah sangat meresahkan.


Pasukan Jamaika Serbu Basis Gembong Narkoba

Pasukan keamanan Jamaika telah melancarkan serangan di Ibukota Kingston yang menjadi basis tersangka gembong narkoba internasional, Christopher "Dudus" Coke. Baku tembakan gencar terjadi ketika aparat bersenjata masuk ke distrik Tivoli Gardens. Dua petugas keamanan tewas dan enam orang lain terluka dalam insiden tersebut.

Pendukung Coke berupaya keras untuk
menghentikan proses ekstradisi dirinya ke Amerika Serikat atas dakwaan penyelundupan narkoba dan senjata.

The Jamaican Observer melaporkan, selain kerusuhan di Kingston, terjadi tindak kekerasan di wilayah lain di Ibukota Kingston. Aksi ini memunculkan kekhawatiran bahwa kerusuhan akan menyebar.

Keadaan darurat diberlakukan di beberapa daerah di Kingston sejak hari Jumat lalu, setelah beberapa kantor polisi diserang oleh geng narkoba. Serangan itu tampaknya terkait dengan rencana pihak keamanan untuk menangkap Coke.

Dikabarkan, operasi mulai berlangsung menjelang tengah hari Senin waktu setempat, dan banyak tentara terlihat dikerahkan ke kawasan miskin Tivoli Gardens di bagian barat Kingston.

Kepulan asap bisa terlihat membubung dari kawasan tersebut, sementara helikopter polisi terlihat berputar-putar di atas kota.

Menteri Keamanan Dwight Nelson mengatakan, tentara dalam operasi gabungan dengan polisi berhasil menerobos barikade di sekeliling Tivoli Gardens dan tengah melakukan penggeledahan dari rumah ke rumah untuk menemukan Coke.

Apa yang terjadi di Jamaika tentunya bisa menjadi refleksi akan apa yang akhir-akhir ini juga sering terjadi di Indonesia, yaitu penangkapan banyak pengedar dan produsen narkoba. Segala upaya pemerintah -- dalam hal ini polri -- harus semakin diintensifkan dan lebih keras lagi dalam menmberantas para pengedar dan gembong narkoba. Bagi masyarakat kita pun sebaiknya ikut andil dalam usaha tersebut dengan memberikan keterangan kepada pihak berwajib apabila terdapat pengedar narkoba di sekitar lingkungan kita. Dan dari sisi hukuman, sebaiknya untuk kasus narkoba ini harus lebih ditingkatkan lagi, semisal dengan hukuman mati bagi pengedar narkoba untuk jenis tertentu, dan bagi gembongnya.

Support the death penalty to drug lords and dealers!

Referensi dari: BBC


betterday zine | mei 2010 | betterdayzine.blogspot.com


 

DOMESTIC WAR

Live at The Oh Five

'FREE ME' Video

GO VEG!

xREPRESENTx

'The Downfall'. Sellout failed!

xLIFETIMEx

YKHC! Checkout: here!

EARTH CRISIS

Drug-dealers must fall!!

LIOSALFAR

Metalhardcore! Checkout: here!

Followers

Betterday zine Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template