Minggu, 10 Januari 2010

Tanya-Jawab Vegetarian



Tanya-Jawab
Seputar Gaya Hidup Vegetarian
dengan Dr. Made Wardhana Sp.KK
Fakultas Kedokteran Universitas Udayana
oleh Intitut Baktivedanta Indonesia



Tambah GambarApakah Tubuh Manusia Sesuai Untuk Vegetarian?
Ya, Penelitian yang dilakukan oleh Cornell University, dan beberapa ahli bioanthropologi menyimpulkan bahwa manusia adalah spesies Vegetarian, dan juga bukti-bukti antropologis dan anatomis. Perhatikan dari kuku, bentuk gigi, komposisi kelenjar liur, gerakan rahang, gerakan lidah, lambung danpanjang usus manusia sangat-sangat menyerupai dengan hewan pemakan tumbuh-tumbuhan (Herbivora), dengan kata lain manusia lebih menyerupai sapi (herbivora) ketimbang harimau (carnivora). Dengan demikian tubuh manusia cocok dengan Vegetarian, atau Tuhan telah menciptakan susunan tubuh untuk memakan tumbuh-tumbuhan.

Bagamanakah Aspek Kesehatan Vegetarian?
Sampai saat ini banyak kalangan yang meragukan menu Vegi (veggie, red), khawatir akan kekurangan zat gizi, tetapi bila memahami dan mempelajari dari jurnal-jurnal ilmiah tentang nutrisi maka tidak perlu kawatir, semua zat gizi yang ada pada daging dapat kita jumpai pada sumber nabati (tumbuh-tumbuhan). Justru pada daging banyak sekali mengandung zat-zat yang merusak kesehatan seperti kolesterol, asam lemak jenuh, nitrogen, dan sebagainya. Saat ini, penelitian kedokteran telah banyak menemukan bukti tentang hubungan antara makan daging dengan beberapa penyakit berbahaya (kronis, red) seperti penyakit jantung, kanker, dan stroke, tekanan darah tinggi, kencing manis, sakit ginjal, reumatik dll. Sejak tahun 1960-an, para ilmuwan telah menduga bahwa menu makanan yang terdiri dari daging sangat berhubungan dengan penyakit tersebut diatas. Majalah American Medical Association mengatakan, 90 % penyakit jantung dapat dicegah dengan diet Vegetarian. Penelitian yang dilakukan oleh PCRM (The Physicians Committee for Responsible Medicine) di Amerika, menyatakan bahwa penyakit jantung, kanker, dan stroke adalah tiga pembunuh utama, dan ternyata lemak jenuh yang berasal dari hewan merupakan faktor risiko utama. Dengan mengubah pola hidup menjadi Vegetarian maka 50-60 % pembunuh tersebut dapat dicegah. Terbukti pula bahwa lemak nabati dan protein yang berasal dari tumbuh-tumbuhan dapat berfungsi menjaga kadar kolesterol tetap normal. Sedangkan dalam makanan berasal dari hewan banyak mengandung heterosklik amin, radikal bebas dan residu obat-obatan yang berbahaya yang dapat memicu terjadinya kanker. Demikian juga protein nabati banyak mengandung fitoestrogen, isoflavin, genistein yang bersifat antikarsinogenik (mencegah kanker). American Cancer Control Society menyatakan bahwa pencegahan kanker yang penting dapat dilakukan dengan memakan makanan yang berasaldari nabati. British Med Journal (1996) mempublikasikan hasil risetnya bahwa mengkonsumsi lebih banyak buah segar dan sayur (Vegetarian) mempunyai risiko jauh lebih rendah terserang penyakit jantung koroner, penyakit serebrovaskuler(stroke), kanker, diabet dan tekanan darah tinggi.

Bagaimanakah Vegetarian untuk Anak dan Ibu Hamil?
Majalah Am J of Clinical Nutrition (1993) menyatakan, anak-anak yang vegetarian mempunyai berat badan relatif lebih rendah daripada non-Vegetarian, tetapi kemampuan jantung dan pernafasan jauh lebih baik daripada anak yang non-Vegetarian dan pertumbuhan serta kematangannya tidak ada perbedaan antara anak Vegetarian dan non-Vegetarian. Dalam majalah European J of Clin Nut (1997), menyatakan bahwa perkembangan anak yang Vegetarian sama dengan perkembangan anak yang non-Vegetarian (sehingga tidak ada yang perlu ditakutkan, red). Demikian juga Ibu hamil,menyusui dan bayi tidak masalah dengan pola makan Vegetarian asalkan kebutuhan akan 4 zat gizi: karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral dapat terpenuhi dengan menerapkan pola makan pyramid food seperti gambar dibawah ini. Saat ini banyak majalah ilmiah kedokteran dan nutrisi menganjurkan untuk mengurangi bahkan menghindarimengkonsumsi daging, karena diketahui banyak kelemahan daging dari aspek nilai gizinya antara lain; daging tidak mengandung serat, padahal serat sangat penting untuk memperlancar pencernaan dan menyerap air lebih banyak sehingga konsistensi kotoran tetap lembek, serat juga mengikat banyak lemak dan karsinogen (penyebab kanker). Daging terlalu banyak lemak jenuh/kolesterol sehingga risiko penyakit jantung, hipertensi, dll, sangat tinggi. Daging tidak mempunyai cukup vitamin, daging sangat mudah terkontaminasi oleh bakteri yang berbahaya.

Apa yang disebut Kwartet Nabati?
Mengingat dampak kurang baik dari makanan yang berasal dari hewan, serta keunggulan makanan dari nabati, maka PCRM, telah memperkenalkan suatu pola makanan sehat yang disebut The New Four Food Group (Kuartet Nabati) sebagai konsep nutrisi di masa mendatang, dan konsep tersebut telah direkomendasi oleh Asosiasi Ahli Gizi Amerika dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Kuartet Nabati tersebut telah memenuhikebutuhan akan nutrien yang terdiri dari: karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, serat dan air. Dengan menkonsumsi 2-3 macam sayuran, 2-3 jenis buah, anggota palawija, dan 1-2 jenis kacang-kacangan setiap harinya. Komposisi tersebut dinamakan “Pyramid Food” yang terdiri dari:
1. Sereal, biji-bijian, ubi-ubian, diperlukan banyak sesuai dengan kebutuhan sebagai sumber tenaga.
2. Buah dan sayuran, diperlukan cukup banyak sebagai sember vitamin, mineral dan serat.
3. Kacang-kacangan, kedelai, susu dan produknya (untuk Vegan bisa dengan susu kedelai, susu beras, atau susu jagung, red), dengan berbagai aneka kacang akan mencukupi kebutuhan asam amino esensial sebagai sumber protein, lemak yang diperlukan untuk membentuk enzim, hormon dll.
4. Minyak, lemak, gula, sebagai puncak piramid, tidak perlu banyak. Untuk lebih lengkapnya dapat dilihat dalam gambardisebelah. Kini pola makan Pyramid Food ini telah digalakkan di berbagai negara.
Apakah Menu Vegetarian Dapat Mencegah Penyakit?
Ya. Dengan menu tanpa daging dapat mencegah berbagai penyakit yang serius seperti: stroke, serangan jantung, kanker, kencing manis, gagal ginjal, hipertensi, tulang keropos, rematik, penyakit alergi, dsb. Bahkan bila sudah menderita penyakit tersebut, dengan Vegetarian dapat mencegah terjadinya komplikasi yang lebih berat serta dapat mempercepat proses penyembuhannya.

Sumber: bvinstitute.org
# Betterday zine, 2010, betterdayzine.blogspot.com
 

DOMESTIC WAR

Live at The Oh Five

'FREE ME' Video

GO VEG!

xREPRESENTx

'The Downfall'. Sellout failed!

xLIFETIMEx

YKHC! Checkout: here!

EARTH CRISIS

Drug-dealers must fall!!

LIOSALFAR

Metalhardcore! Checkout: here!

Followers

Betterday zine Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template