Rabu, 04 November 2009

Straightedge Tidak Ekslusif



Pilihan menjalani Straightedge seringkali menimbulkan beberapa pertanyaan dari sebagian orang di dalam scene. Beberapa pertanyaan yang sering terlontar adalah “Buat apa kamu mengklaim diri segala?”, atau “Cukuplah kamu berhenti ngerokok atau minum alcohol, tapi nggak perlu menjadi Straightedge.” Reaksi merupakan sebuah titik dari perjalanan panjang Straightedge itu sendiri yang disebarkan dan dipopulerkan oleh beberapa band-band hardcore penganut Straightedge selama hampir 30 tahun ini.

Penyebaran Straightedge oleh banyak band-band hardcore Straightedge yang serentak dan berkesinambungan di seluruh dunia membuat Straightedge mempunyai beberapa karakter yang berbeda. Namun semuanya tidak akan menjadi masalah ketika makna dari paham itu sendiri dikembalikan kepada lirik “Straight Edge” (MINOR THREAT) yang memang merupakan semangat awal pergerakan ini.

Karena karakter yang berbeda-beda itulah akhirnya membuat paham Straightedge mendapatkan berbagai cap dari banyak orang. Dan salah satu penilaian yang cukup banyak dibicarakan dari dulu hingga sekarang adalah bahwa Straightedge dicap eksklusif. Secara sederhana adalah bahwa para penganut Straightedge dan paham itu sendiri seringkali dinilai memecah-belah scene karena membuat semacam kotak yang sifatnya ‘khusus’ dan ‘spesial’ di dalam scene. Padahal pola pikir itu tidak benar. Sikap segelintir Straightedgers yang mungkin menguatkan persepsi itu tidak bisa mewakili semua penganut Straightedge.

Beberapa poin yang membuat Straightedge dinilai ekslusif adalah: Pertama, ada segelintir orang yang setelah mengklaim diri menjadi Straightedge mengalami semacam euforia yang membuat mereka merasa lebih dibandingkan yang lain. Kedua, Ada beberapa kelompok Straightedge di luar negeri yang dengan sengaja membuat fragmentasi di dalam scene dari para alkoholik. Ketiga, adanya beberapa acara atau gig yang bertemakan Straightedge.

Euforia menjadi Straightedge sepertinya tidak perlu berlebihan. Karena ini adalah sebuah pilihan yang sifatnya personal-politikal. Kebanggan menjadi Straightedge tidak perlu ditunjukkan dengan mengurangi pergaulan dengan yang non-Straightedge atau teman-teman yang memang memilih untuk meminum alkohol, misalnya. Walaupun Straightedge merupakan sebuah pergerakan yang sifatnya keluar (lebih dari sekadar personal coice), Namun seorang Straightedger tetap menghargai perbedaan dan pilihan dari masing-masing pendukung di scene.

Kalaupun ada beberapa band yang mengklaim sebagai band Straightedge (sebuah band yang SELURUH anggotanya adalah orang-orang yang mengklaim diri sebagai Straightedger, tidak sekadar ‘positive youth’, Red), ini hanyalah sebuah media yang dipilih oleh beberapa pelaku Straightedge untuk menawarkan dan menyebarkan sebuah paham yang mereka yakini. Selama itu batas yang wajar dan tidak mengganggu orang lain, ini adalah sah-sah saja. Memang ada beberapa yang terlihat sangat militan dalam mengusung paham Straightedge melalui symbol-simbol yang ditunjukkan dalam desain album, kaos, atau website-nya, yang mengesankan bahwa mereka adalah band Straightedge yang eksklusif, tidak bergaul dengan orang-orang atau band-band lain yang tidak sepaham dengan mereka. Padahal sebenarnya tidak semua band Straightedge militan seperti itu. Kalaupun ada, jumlahnya bisa dihitung dengan jari. Dan ini tidak bisa dibilang mewakili semua band Straightedge di seluruh dunia.

Ada beberapa gig yang bertemakan ‘Straightedge’ atau lebih umumnya bertemakan ‘positive’. Hal ini pun menimbulkan persepsi bahwa acara tersebut bersifat diskriminatif. Mungkin terlalu dini juga kalau langsung men-judge seperti itu. Karena sebenarnya acara model seperti itu dibuat hanys ebagai sarana atau wadah silaturahmi antara sesama band-band yang mengklaim Straightedge atau beberapa band yang mengklaim sebagai band positive hardcore. Tentunya tidak akan menjadi masalah ketika band-band yang ada di acara tersebut sehari-harinya tidak membuat gap (jarak) dengan teman-teman lain yang berbeda. Sehingga gig Straightedge atau positive itu akhirnya akan dimaknai sebagai semacam sebuah sarana saja.

Tidak dipungkiri ada beberapa band-band dan para penganut Straightedge yang radikal, baik sebatas pemikiran maupun tindakan. Kadangkala sikap-sikap militansi dalam Straightedge seperti itu membuat beberapa orang yang non-Straightedge (apalagi yang anti-Straightedge) membuat sebuah persepsi bahwa Straightedge itu eksklusif. Padahal itu tidak benar. Dengan komunikasi yang lebih intensif di antara Straightedgers dan orang-orang non-Straightedge bisa membuat isu seperti ini lebih clear dan cair.

Dan sikap respect dan toleransi memang tetap dibutuhkan untuk menjaga scene ini tetap hidup dan berwarna. Lebih banyak tukar pikiran akan membuat orang-orang lebih bisa memahami posisi masing-masing, sehingga tidak terjadi prejudice antara para Straightedgers dan orang-orang non-Straightedge. Dan dari titik itu, orang-orang akan semakin lebih mengerti bahwa Straightedge itu inklusif, tidak eksklusif. (El Vegano)

 

DOMESTIC WAR

Live at The Oh Five

'FREE ME' Video

GO VEG!

xREPRESENTx

'The Downfall'. Sellout failed!

xLIFETIMEx

YKHC! Checkout: here!

EARTH CRISIS

Drug-dealers must fall!!

LIOSALFAR

Metalhardcore! Checkout: here!

Followers

Betterday zine Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template