Selasa, 20 November 2018

Upcoming Gig: "BATIK UNDER ATTACK #6" (25 Nov 2018, Pekalongan)




Batik Under Attack #6

Pekalongan, sebagai kota yang terkenal dengan batik mereka kembali lagi dengan amunisi penuh, dan siap untuk berpesta pora di area moshpit. Ya, “Batik Under Attack” kembali lagi dalam jilid nomor 6. Beragam amunisi telah disiapkan oleh penyelenggara, baik dari Indonesia, hingga luar Indonesia. Diinisiasi oleh kawan – kawan Ruang Tengah, ada misi tersirat yang ingin mereka sampaikan pada Batik Under Attack tahun ini.

“Misi kami adalah agar konsistensi dan eksistensi skena HC di Pekalongan tetap berjalan, untuk itu kami mendatangkan band dari Malaysia, Thy Regiment, pada Batik Under Attack tahun ini”. Aditya, dari Samstrong Records.

Pemilihan line up pada tahun ini pun sedikit lebih ketat dari sebelumnya, penyelenggara menyeleksi secara ketat melalui demo, dan juga apakah band tersebut pernah bermain pada Batik Under Attack yang sebelumnya atau tidak. Diselenggarakan pada GOR Jatayu, Pekalongan. Pihak penyelenggara optimis bahwa Batik Under Attack tahun ini akan mendatangkan lebih dari 800 orang. Selain itu, tidak ada sekat dan batasan khusus, penikmat musik apapun dipersilahkan untuk menghadiri pagelaran akbar skena yang besar dikota batik, Pekalongan.

Ada banyak persiapan yang ditingkatkan oleh pihak penyelenggara dari tahun -  tahun sebelumnya. Pihak penyelenggara mencoba lebih profesional dari segala sisi pada tahun ini. mulai dari treatment yang diberikan kepada semua line up, persiapan yang lebih matang dari tahun – tahun sebelumnya, hingga nilai yang lebih untuk ditawarkan kepada para audience dari Batik Under Attack tahun ini.
Kita selalu memikirkan bagaimana agar semangat dan energi dari line up  dan juga audience dapat bersinergi, agar semangat tersebut dapat tersampaikan. Dan menyajikan hiburan yang berkualitas”.ujar Babul selaku penyelenggara.

Penyelenggara memberikan harga tiket sebesar 25.000 rupiah untuk tiket pre-sale dan juga tiket dengan harga 30.000 rupiah untuk on the spot. Beberapa nama seperti Thy Regiment dari Malaysia, Serigala Malam dari Yogyakarta, Righting Wrong dari Pekalongan, hinga Hearted dari Semarang, dan masih banyak lagi nama – nama yang akan meramaikan Batik Under Attack jilid 6 nanti. Batik Under Attack sendiri akan dilaksanakan pada hari Minggu, tanggal 25 November 2018.

BUA kali ini merupakan Hardcore Festival terbesar di Pantura”. Ujar Rezha
Besar harapan penyelenggara agar nantinya para audience merasa puas setelah menyaksikan Batik Under Attack #6. Semoga harapan tersebut mampu terlaksana dengan baik.

RUANG TENGAH PRESENTS:
"BATIK UNDER ATTACK 6"

MINGGU, 25 NOVEMBER 2018
AT GOR JATAYU PEKALONGAN

HTM:
- PRESALE Rp 25.000
- OTS Rp 30.000

FEATURING:
- THY REGIMENT (KUALA LUMPUR)
- RIGHTINGWRONG
- SERIGALA MALAM (YOGYAKARTA)
- FINAL STEP (SALATIGA)
- HEARTED (SEMARANG)
- GO ON (TEGAL)
- POLUSHIT (PURWOKERTO)
- REASON KIDS (BUMIAYU)
- SERANGAN MENDADAK (WELERI)
- NIGHTFALL
- ONXOFF
- FORMATION
- STEP OUT
- FOUR TRUTH
- FIRST WEAPON
- BLOOD SPORT
- GET DROWN

SUPPORT:
ELBUBA STORE
LUCID
SABR

MEDIA PARTNER:
MAVE MAGAZINE
BETTERDAY ZINE
DAPUR LETTER MAGAZINE
IRS MEDIA
HURGER MURGER
RESPECT ZINE
HEART CORNER
WARNING MAGAZINE
WELDGOOD MAGAZINE
WHUZZUP
SAMSTRONG RECORDS
MACCA MAGAZINE
RADIO ACTIVE FORCE
SEMARANG ON FIRE

TICKET BOX:
MEDAYOH
HIGH CAFE
ELBUBA STORE
PAGES STORE
NYONG CAFE
TANDA TANYA COFFEE
FUCKING ENEMY STORE
DETROIT 13 STORE
WHELSTORE
COMAL INDIE SPACE MOVEMENT


For more info please contact SAMSTRONG RECORDS:


betterday zine | vegan sxe hardcore zine | est. 2001

Rabu, 14 November 2018

Out Now!!! SETYOURGROUND Debut Single!! (Yogyakarta Oldschool / Hardcorepunk)


OUT NOW!! Single perdana SETYOURGROUND "Tetap Berdiri". Lagu ini akan masuk juga dalam mini album mereka "For The Crew" yang masih dalam tahap proses penggarapan.
  
Streaming now:
www.SetYourGround.bandcamp.com


Info seputar SETYOURGROUND silakan follow Instagramnya:
www.instagram.com/SetYourGround_YK



betterdayzine | vegan sxe hardcore zine | est. 2001 
@betterdayzine

Minggu, 04 November 2018

Album Ke-2 CLOUDBURST Siap Meluncur

 
CLOUDBURST adalah band metallichardcore dari Yogyakarta, Indonesia. Dibentuk tahun 2011 dan telah merilis demo pada tahun 2014 dan split album dengan teman kampung halaman mereka, WARMOUTH.

Pada tahun 2016, mereka merilis album pertama mereka yang berjudul “Crying of Broken Beauty”, yang secara kritis mendapat pengakuan dari pers metal/hardcore Indonesia dan termasuk dalam Top 20 Album Metal Terbaik oleh The Metal Rebel (Swedia). Ini diikuti oleh Harakiri Rhapsody Tour 2016, yang mencakup negara Singapura dan Malaysia.

Sekarang di 2018, mereka kembali dengan album kedua yang diberi judul sama dengan nama mereka, “Cloudburst”. Album ini berisi 9 lagu yang penuh dengan kekacauan dan kebrutalan namun melodis dan charming. Penobatan chaotic hardcore / metallic hardcore menjadi lebih jelas dengan pengaruh masih dari Converge dan Botch, dicampur dengan solo gitar shredding dari Slayer, Keith Moon-ish gedoran drum dan vokal maniak sisa-sisa Pig Destroyer dan Cattle Decapitation. Album ini dibuat antara Februari hingga Oktober 2018 dengan bantuan Bable Sagala (Metallic Ass) dalam proses Engineering, Mixing and Mastering di Watchtower Studios, Yogyakarta, Indonesia, tempat album-album ekstrim terbaik Yogyakarta direkam. Cloudburst sudah merilis satu lagu dari album ini pada tanggal 28 Oktober yang lalu lewat bandcamp mereka.

Ridho N: Bass
Yogi SA: Guitars
J. Yudha: Drums
A. Okta: Microphone

------------------------

"CLOUDBURST"
1. STRANGE ACROBAT
2. CRIMSON MASK
3. TORNADO
4. ETERNAL GUNFIGHT
5. ORAL STAIRCASE
6. PERSONAL GOLGOTHA
7. HUMAN ORIGAMI
8. FIRST CRY
9. FINAL CRY

Album "Cloudburst" akan dirilis pada layanan musik digital (spotify, apple music, bandcamp, dll) dan CD oleh Samstrong Records pada 20 Desember 2018.



betterdayzine | est. 2001 | vegan sxe zine

Rabu, 24 Oktober 2018

HANDS UPON SALVATION – Heresy (2018)


HANDS UPON SALVATION – Heresy
Diorama Records, 2018

Album terbaru HANDS UPON SALVATION "Heresy" ini semacam penghilang dahaga setelah berjarak cukup lama dari rilisan terakhirnya, “Entity”, yang dirilis tahun 2012. Tetap dengan benang merah 90s metallichardcore atau hardcore/metal namun dengan pemilihan karakter sound yang lebih modern dibandingkan sebelumnya.  Musiknya pun semakin bervariasi. Selain tetap mempertahankan drum blasting di sana-sini bagian lagu mereka juga banyak memasukkan unsur melodic dalam hampir tiap lagunya. Pemilihan menurunkan lagi setting gitar dan bass agar lebih berat serta menginjeksikan warna melodic dalam kapasitas yang mencolok menurut saya merupakan pilihan yang baik, menjadi semakin berwarna.

Kombinasi melodic dan sedikit chaotic di lagu “You’re Godless” terasa asik. Dan pada track “Stir the Shitsorm” pada bagian awal song­-nya kita langsung disuguhi musik ‘toughguy/brutal hardcore’ ala Hatebreed. Atau kocokan gitar di opening lagu “Heavenshore” yang sangat ‘swedish melodicdeathmetal’ banget. Secara keseluruhan membuat kita lebih mudah membedakan tiap lagunya dan tentunya menjadi tidak membosankan.

FYI, bagi yang mungkin belum tahu, band ini dulunya bernama DESTRUCT yang lahir tahun 1998 dan memutuskan untuk berganti menjadi HANDS UPON SALVATION sejak 2000-an awal sekaligus aktif di scene Yogyakarta Hardcore (YKHC) bersama kolektif New Vision Brotherhood (NVB) yang merupakan penggerak gig “One Family One Brotherhood”.

Album “Heresy” ini digarap cukup serius. Hal ini bisa dilihat dari hasil rekaman yang joss gandoss, packaging album ciamik, dan ditunjang dengan beberapa variasi penjualan dengan paket bundling-nya. Untuk format CD yang selain dirilis oleh Diorama Records (Indonesia) dan Forget The Pain Inc (Indonesia) juga dirilis oleh record label asal Inggris, Mark My Words Records. Format kaset dirilis oleh Jesuiscidal Records (Indonesia) dan Bound My Modern Records (Jerman). Selain paket rilisan fisik juga ada paket rilisan digital yang hanya akan diedarkan oleh HANDS UPON SALVATION sendiri.

Buat yang suka atau kangen dengan musik metallic hardcore 90-an dengan sentuhan yang lebih modern, sepertinya album ini cocok buat kamu.

(elvegano, @dropballz)



HANDS UPON SALVATION
Twitter

Booking Contact: 087838601580 (Agus)
Press Contact: 087838601580 (Agus)


betterdayzine | est. 2001 | vgn sxe hardcore zine

Minggu, 26 Agustus 2018

BREAKINSIDE Rilis Album "Never Forget This Movement" (2018, Samstrong Records)



BREAKINSIDE
“Never Forget This Movement” (2018)
Samstrong Records, Indonesia 

Kalem tapi pasti, BREAKINSIDE sekitar bulan Juli-Agustus ini berhasil merilis full album terbarunya yang bertajuk “Never Forget This Movement”. Berisikan 9 trek dengan riff-riff beatdown hardcore yang tanpa ampun dari awal sampai lagu terakhir. Ngos-ngosan, ngos-ngosan dah lu... 

Tetap setia dengan 'zengg-zengg part' di sana-sini bagian lagu yang cucok banget buat violentdance, headbang, sampai stage-diving. Trek favorit saya adalah "Forever and Ever" dan tentunya "Never Forget" yang sedikit bernuansa 2-step-hardcore yang asik.

Band yang lahir sejak 2009 ini memilih Samstrong Records sebagai naungan record label-nya, tentunya dengan harapan distribusi yang luas. Dan kabarnya album ini hanya diproduksi 100 kopi aja dengan pemberian nomer di tiap bagian belakang cover albumnya. Punya saya nomer 36, mantap! Hehehe... 

Track listing:
1. Intro
2. P.R.U
3. Revenge
4. Wake Me Up
5. Regeneration
6. Believe In Yourself
7. Forever and Ever
8. Never forget
9. Winner 

Bagi kamu yang ingin beli album “Never Forget This Movement” ini, bisa hubungi:
- IG BreakInside
  

(elv)


betterdayzine | vgn sxe hardcore zine | est. 2001






Selasa, 21 Agustus 2018

Single HAJAR DJAHANAM "Netizen Maha Benar"


HAJAR DJAHANAM merupakan proyek senang-senang dari para kelas pekerja yang mencoba menyisihkan waktu luangnya untuk menyalurkan  bakat energi agar bisa berbagi keresahan atau sekedar kritik menggelitik kepada khalayak tentang fenomena yang terjadi di masyarakat.

Tema yang mereka usung dalam penulisan lirik cukup klise selayaknya band musik ekstrim pada umumnya yang cenderung kritis, satir, sarkastis, dengan menggunakan pilihan bahasa yang ringan agar mudah dicerna awam, tapi kami memilih untuk mengangkat isu yang berugulir di masyarakat 'Arus Bawah.'

Karena pada saat ini kecenderungan masyarakat lebih senang melihat ke atas dan mengkritik ke atas sambil menuntuk Hak tapi apa yang ada di bawah tidak pernah mau berkaca dan berbenah diri, lalu melupakan kewajiban.

Hajar Djahanam sendiri diusung dari sebuah titel 'obat kuat' yg cukup fenomenal  beredar di masyarakat arus bawah yang masih percaya dengan sifat tahayul dan terjebak dalam problematika 'tidak percaya diri'.

Filosofi dari analogi tersebut agar apa yang mereka karyakan kelak bisa semakin 'Kuat dan Tahan Lama'  disuguhkan dalam bentuk karya bunyi bising yang diperdengarkan untuk khalayak.

Karya perdana Hajar Djahanam yang berjudul “Netizen maha Benar” ini merupakan manifestasi atas fenomena yang terjadi di media sosial yang kami implementasikan dalam sebuah karya bunyi agar dapat diperdengarkan kepada khalayak luas.

Di mana prilaku dan peran user medsos di dunia maya memiliki peran besar yang sangat berpengaruh di kehidupan nyata dewasa ini. Tak khayal jika pergerakan netizen dunia maya ini bisa berdampak nyata di kehidupan sosial masyarakat, ekonomi, politik, reliji hingga anarki. Maka bijaklah bersosial di media maya wahai Netizen Budiman Yang Maha Benar!



Instagram HAJAR DJAHANAM: @hajardjahanam.yk



 betterdayzine | vgn sxe hardcore zine | since 2001

Selasa, 10 Oktober 2017

Review EARTH CRISIS – “The Dicsipline” (EP, 2015 Bullet Tooth Records)

Sebagian besar para hardcore kids pasti sudah tahu tentang band yang satu ini. Yupps.. The Almighty EARTH CRISIS, band Vegan Straightedge asal Syracuse, New York, yang sudah aktif sejak tahun 1989 hingga saat ini, dan nggak pernah kendor dengan lirik-lirik seputar veganisme, straightedge, animal rights, kondisi alam, hingga isu-isu sosial.


Di EP "The Discipline" ini, EARTH CRISIS merekam ulang 4 lagu yang pernah dirilis di album-album mereka sebelumnya.  TRACK 1, “The Discpiline”, lagu ini tentang Straightedge. Sebelumnya sudah dirilis di album “Destroy the Machine” (1995). TRACK 2, “Behind the Mask”, sebuah lagu lama yang ada di album “Firestorm demo” (1993), bukan “Firestorm EP” yang dirilis tahun 1995 lho.. Lanjut TRACK 3, “New Ethic” (yang juga dari album "Destroy the Machine" 1995),  lagu dengan lirik yang bercerita seputar Veganisme. Dan terakhir, TRACK 4, “Time of Strife”, yang tentunya jauh berbeda kualitas rekamannya dengan versi aslinya yang juga pernah dirilis sekitar tahun 1992 dalam sebuah kompilasi bertajuk “Structure Records Hardcore Compilation”. #CMIIW


Earth Crisis sempat bubar di tahun 2001, tapi reuni tahun 2007, dan lanjut hingga saat ini dengan rilisan-rilisan barunya, dan jadwal manggung yang cukup padat.


By the way, album “The Discipline” selain dirilis oleh Bullet Tooth Records, untuk Asia album ini dirilis oleh Samstrong Records (Indonesia). Mantap! Keseluruhan 4 track yang saya rasa cukup untuk mendengarkan kembali sedikit lagu lama EARTH CRISIS dengan sound baru yang lebih berat, dan vokal Karl Buechner yang yang tentunya jauh lebih gahar. Tapi rasanya akan lebih komplit semisal lagu “Ecocide” direkam ulang dengan sound berat ala-ala band hardcore jaman now. Hehehe...


(elvegano)

betterdayzine | vegan straightedge hardcore zine | since 2001  


Jumat, 03 Maret 2017

HOLD IT DOWN Rilis Single "Tight Your Snapback" di Bandcamp





HOLD IT DOWN lahir di Palembang, Indonesia tahun 2010 dengan gairah untuk tetap pada jalur. Kami tidak pernah memilih untuk menjadi Hardcore, ada semangat yang mendorong mereka untuk "hidup" di dalamnya. Hidup yang nyata dan mewariskan semangat yang sama untuk setiap hardcore kids, terutama di kota mereka. Tidak sedikit yang datang dan banyak pula yang pergi. Beberapa mencibir, sebagian hadir menampilkan dukungan tanpa batas yang kadang sulit dicerna akal fikir. Setiap langkah memiliki konsekuensinya masing-masing. Track “Tight Your Snapback” adalah anthem untuk menyalakan kembali "api", karena kami yakin api itu masih menyala. Hanya saja butuh beberapa bilah kayu baru di tungku pengapian.

Secara musikal “Tight Your Snapback” ini meng-capture dinamika ala oldschool hardcore  dan intensitas newschool style. Aliran vokal yang rapat dengan penyampaian syllable yang tetap terjaga. Tone gitar yang kasar, suara bass yang mentah dan dibentengi beat drum yang ritmis. Rekaman ini berkonten bocoran audio yang dibiarkan terpapar begitu saja dan dibayangi skill instrumen personel yang kotor. Membuat album ini lebih terasa “live” dan "real". Dirilis oleh Samstrong Records dan Yangmuda Records.


Vokal: Deny Octariansyah
Gitar: Mahardika Yudha
Bass: Aji Wisnu Graha
Drum: Rully Sastra
Mixed & Mastered: Panji Mustaqiem

Direkomendasikan bagi para penyuka Sick Of It All, Madball, Agnostic Front, Biohazard, Shutdown, dsb.

Download single "Toght Your Snapback" di sini:
HOLDITDOWN.bandcamp.com


betterday zine | vegan straightedge hardcore | 2017
est. since 2001
@betterdayzine

KILLED ON JUAREZ Rilis Album “Gemini” dalam Dua Format



Tepat tanggal 8 Januari 2017 bulan lalu, KILLED ON JUAREZ merilis album terbaru mereka yang berjudul “Gemini”. Album ini akan dirilis oleh dua label sekaligus dengan dua format berbeda. Samstrong Records akan merilis dalam bentuk CD, sedangkan format kaset akan dirilis oleh Jesuiscidal Records. Berisi 10 lagu ini merupakan yang kedua sejak Killed on Juarez dibentuk pada 2006 silam di Jogja. Dalam melodi-melodi hasil harmonisasi gitar, bass, drum dan vokal throat ini, Killed on Juarez terbilang cukup mencuri perhatian dibanding band Hardcore kebanyakan.

Saat ini, Killed on Juarez diperkuat oleh Fransisca Ayu (vokal), Ferry Fajar Kurniawan (drum), Sopoyono (bass), Setiawan Putra (gitar), dan Dhimas Satriatmoko (gitar). Dibentuk tahun 2006, Killed on Juarez sempat berformat female fronted band, dengan Keli pada vokal, sampai akhirnya ia memutuskan meninggalkan band, diikuti dengan Aan (guitar) dan xBimox (bass) yang juga meninggalkan band di jangka waktu antara 2006-2008. Setelah melalui banyak pergantian personil, warna musik mereka akhirnya sampai di satu titik yang pas, yaitu harmonized guitar riffs, harmony-oriented bass riffs, rapid kicks and throaty screaming. Dengan formasi seperti ini, Killed on Juarez punya nilai tawar yang lebih unik dan menantang.

Nama Killed on Juarez sendiri diilhami dari tragedi Ciudad Juarez di Meksiko di awal 90-an. Saat itu Juarez adalah tempat terjadinya Femicide dimana lebih dari 370 wanita dibunuh dengan cara brutal dan amoral. Bahkan 1/3 dari mereka telah diserang secara seksual dan diperkosa sebelum dihabisi nyawanya. Kengerian ini yang mengilhami terbentuknya musik Kill on Juarez. Di awal lahirnya, musik mereka dipengaruhi oleh band-band seperti Iron Maiden, Obituary, Slayer, Darkest Hour dan Unearth. Sampai sekarang mengeksplorasi harmoni gitar, lirik-lirik yang ditulis Kill on Juarez masih seputar semangat hidup, kesetaraan, kemanusiaan, sosial dan keputusasaan yang tak terelakkan.

Dalam “Gemini” ini, lagu-lagu mereka juga masih akan berkutat pada isu-isu sejenis. Samstrong Records selaku label yang menaungi merasa optimis dengan Album baru mereka ini. Sebelumnya, tahun 2008 mereka merilis EP “It Never Ends”. Terhitung sejak 8 Januari 2017 kemarin, “Gemini” sudah bisa didapatkan lewat toko-toko musik. Selamat berburu!

Daftar lagu "Gemini":
1.       The Beginning (intro)
2.       Learn The Pain
3.       Generator
4.       Commitment to Unwarranted
5.       Mindego
6.       Novel of Hypocrisy
7.       Play Rough
8.       Sinking Nation
9.       Warcore
10.     Everything Has Their Own End

Please visit:
Samstrong Records
Aditya Ageng Kristanto
Perum BRD Residence Block C5 no.8 Rt/Rw 002/003 Bumirejo. Pekalongan 51117
Central Java, Indonesia, South East Asia


Email:  aditya@samstrongrecords.com

Phone/Whatsapp: (+62) 85640791955



betterday zine | vegan straightedge hardcore | 2017
est. since 2001



Rabu, 12 Oktober 2016

CLOUDBURST Siap Luncurkan Debut Full Length "Crying of Broken Beauty"



Kabar menggembirakan datang dari unit hardcore/metal dari Yogyakarta, CLOUDBURST yang pada 29 Oktober 2016 nanti akan mengeluarkan rilisan terbaru mereka. "Crying of Broken Beauty", adalah titel yang dipakai untuk debut full length Cloudburst. Album pertama mereka ini akan dirilis oleh Samstrong Records dalam format CD terbatas hanya 150 keping.

Menyambut "Crying of Broken Beauty", akhir September lalu mereka telah merilis single pertama berjudul “Restless Piledriver” melalui akun Bandcamp resmi Cloudburst. Band yang sedang sering membakar panggung musik keras di Yogyakarta ini sebelumnya telah merilis demo berjudul "Dead" pada 2014 lalu. Tahun lalu, Cloudburst juga telah merilis split album bersama Warmouth, teman sejawatnya di Samstrong Records.

Berisi 13 lagu bertempo cepat, keras dan destruktif, "Crying of Broken Beauty" akan menjadi sebuah album band hardcore yang bersifat naratif yang jarang ditemui. Dalam gebukan drum kasar dan melodi yang penuh amarah, Crying of Broken Beauty akan membawa pendengar pada kengerian cerita tentang seorang pria yang mengintai mantan istrinya. Lewat lirik-lirik muram dan gore, Cloudburst mengakhiri cerita dalam sebuah adegan pembunuhan ganda, sang mantan istri dan dirinya sendiri. Tema ini diwujudkan dalam musiknya yang terkesan chaotic, yang kemudian dibungkus vokal serupa teriakan orang sakit jiwa. Album ini menggabungkan rasa urgensi, intensitas, kekacauan dan kemarahan yang dibangun secara rinci oleh J. Yudha (drum), Riddho N. (bass), Mahreza E. (gitar), dan A. Okta (vokal).
 

Dari sisi kematangan sebuah band, "Crying of Broken Beauty" bisa menggambarkan akhir dari keluguan Cloudburst, tentang titik selesai yang membawa mereka ke garis awal lagi. Tentang hidup dan belajar untuk menerima penderitaannya. Mendengarkan album ini, anda seperti sedang dipaksa menginjak pedal gas yang satu-satunya cara untuk menghentikannya tidak lain dengan menabrakkannya ke tebing batu di sisi jurang yang curam. Cepat dan beringas tapi tetap mampu mengartikulasikan amarah dalam melodi. Sebagai gambaran, Cloudburst juga telah merilis teaser "Crying of Broken Beauty". Bersiaplah untuk akhir Oktober yang akan membara!
 
Crying of Broken Beauty Song List:
1. “Invitation to Snuff Film
2. “Cripples Batallion”
3. “Restless Piledriver”
4. “Numbers”
5. “Meditations of Piss Artist”
6. “Grave of The Optimist”
7. “Essence of Chaos”
8. “Stoning”
9. “The Piece of Meat is Talking”
10. “Madness Touch”
11. “To Board a Chrasing Plane”
12. “Harakiri Rhapsody”
13. “Dead”

Link Trailer Crying of Broken Beauty:
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

SAMSTRONG RECORDS 
Aditya Ageng Kristanto
Perum BRD Residence Block C5 no.8, RT/RW: 002/003, Bumirejo, Pekalongan 51117, Central Java, Indonesia, South East Asia

Website: www.samstrongrecords.com 
Email:  aditya@samstrongrecords.com

Phone/Whatsapp: (+62) 85640791955

Jumat, 01 Juli 2016

SECT: Band Vegan StraightEdge Hardcore yang Dibentuk oleh Personel EARTH CRISIS, CURSED, CATHARSIS, dan FALL OUT BOY



SECT, Vegan StraightEdge Hardcore


Sebuah band hardcore baru yang dibentuk oleh orang-orang lama yang sudah malang-melintang di scene hardcore. Bernama SECT, dihuni oleh Scott Crouse (gitar) dan Ian Edwards (bass) yang juga personel EARTH CRISIS, Chris Colohan (vokal, CURSED), James Chang (gitar, CATHARSIS), dan Andy Hurley (drums, FALL OUT BOY). Bersatu dalam nama SECT dengan issue vegan straightedge yang akan semakin meramaikan scene hardcore.

Mereka merilis 3 lagu berjudul “Scourge Of Empire”, “Death Dealer”, dan “Sinking” melalui Soundcloud. Dan untuk album, akan direkam di Roost Frequency oleh Wes Gillespie, di-mixing dan diproduksi oleh Scoot Crouse & James Chang, serta di-mastering di Westwestside oleh Alan Douches. Rencananya debut album tersebut akan dirilis sendiri oleh SECT pada 5 Agustus 2016, didistribusikan oleh Deathwish (Amerika Utara), Reflection (Eropa), Alliance Trax (Jepang), Caustic (Brazil), dan Cactus (Malaysia).
Sumber:
BrooklynVegan.com, Ecorazzi.com, dan noisey.vice.com


Streaming lagu SECT klik di bawah ini:

https://soundcloud.com/user-947973294/scourge-of-empire
https://soundcloud.com/user-947973294/death-dealer
https://soundcloud.com/user-947973294/sinking



betterday zine | vegan straightedge hardcore zine | est. 2001
@betterdayzine



 

DOMESTIC WAR

Live at The Oh Five

'FREE ME' Video

GO VEG!

xREPRESENTx

'The Downfall'. Sellout failed!

xLIFETIMEx

YKHC! Checkout: here!

EARTH CRISIS

Drug-dealers must fall!!

LIOSALFAR

Metalhardcore! Checkout: here!

Followers

Betterday zine Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template