Minggu, 26 Agustus 2018

BREAKINSIDE Rilis Album "Never Forget This Movement" (2018, Samstrong Records)



BREAKINSIDE
“Never Forget This Movement” (2018)
Samstrong Records, Indonesia 

Kalem tapi pasti, BREAKINSIDE sekitar bulan Juli-Agustus ini berhasil merilis full album terbarunya yang bertajuk “Never Forget This Movement”. Berisikan 9 trek dengan riff-riff beatdown hardcore yang tanpa ampun dari awal sampai lagu terakhir. Ngos-ngosan, ngos-ngosan dah lu... 

Tetap setia dengan 'zengg-zengg part' di sana-sini bagian lagu yang cucok banget buat violentdance, headbang, sampai stage-diving. Trek favorit saya adalah "Forever and Ever" dan tentunya "Never Forget" yang sedikit bernuansa 2-step-hardcore yang asik.

Band yang lahir sejak 2009 ini memilih Samstrong Records sebagai naungan record label-nya, tentunya dengan harapan distribusi yang luas. Dan kabarnya album ini hanya diproduksi 100 kopi aja dengan pemberian nomer di tiap bagian belakang cover albumnya. Punya saya nomer 36, mantap! Hehehe... 

Track listing:
1. Intro
2. P.R.U
3. Revenge
4. Wake Me Up
5. Regeneration
6. Believe In Yourself
7. Forever and Ever
8. Never forget
9. Winner 

Bagi kamu yang ingin beli album “Never Forget This Movement” ini, bisa hubungi:
- IG BreakInside
  

(elv)


betterdayzine | vgn sxe hardcore zine | est. 2001






Selasa, 21 Agustus 2018

Single HAJAR DJAHANAM "Netizen Maha Benar"


HAJAR DJAHANAM merupakan proyek senang-senang dari para kelas pekerja yang mencoba menyisihkan waktu luangnya untuk menyalurkan  bakat energi agar bisa berbagi keresahan atau sekedar kritik menggelitik kepada khalayak tentang fenomena yang terjadi di masyarakat.

Tema yang mereka usung dalam penulisan lirik cukup klise selayaknya band musik ekstrim pada umumnya yang cenderung kritis, satir, sarkastis, dengan menggunakan pilihan bahasa yang ringan agar mudah dicerna awam, tapi kami memilih untuk mengangkat isu yang berugulir di masyarakat 'Arus Bawah.'

Karena pada saat ini kecenderungan masyarakat lebih senang melihat ke atas dan mengkritik ke atas sambil menuntuk Hak tapi apa yang ada di bawah tidak pernah mau berkaca dan berbenah diri, lalu melupakan kewajiban.

Hajar Djahanam sendiri diusung dari sebuah titel 'obat kuat' yg cukup fenomenal  beredar di masyarakat arus bawah yang masih percaya dengan sifat tahayul dan terjebak dalam problematika 'tidak percaya diri'.

Filosofi dari analogi tersebut agar apa yang mereka karyakan kelak bisa semakin 'Kuat dan Tahan Lama'  disuguhkan dalam bentuk karya bunyi bising yang diperdengarkan untuk khalayak.

Karya perdana Hajar Djahanam yang berjudul “Netizen maha Benar” ini merupakan manifestasi atas fenomena yang terjadi di media sosial yang kami implementasikan dalam sebuah karya bunyi agar dapat diperdengarkan kepada khalayak luas.

Di mana prilaku dan peran user medsos di dunia maya memiliki peran besar yang sangat berpengaruh di kehidupan nyata dewasa ini. Tak khayal jika pergerakan netizen dunia maya ini bisa berdampak nyata di kehidupan sosial masyarakat, ekonomi, politik, reliji hingga anarki. Maka bijaklah bersosial di media maya wahai Netizen Budiman Yang Maha Benar!



Instagram HAJAR DJAHANAM: @hajardjahanam.yk



 betterdayzine | vgn sxe hardcore zine | since 2001

Selasa, 10 Oktober 2017

Review EARTH CRISIS – “The Dicsipline” (EP, 2015 Bullet Tooth Records)

Sebagian besar para hardcore kids pasti sudah tahu tentang band yang satu ini. Yupps.. The Almighty EARTH CRISIS, band Vegan Straightedge asal Syracuse, New York, yang sudah aktif sejak tahun 1989 hingga saat ini, dan nggak pernah kendor dengan lirik-lirik seputar veganisme, straightedge, animal rights, kondisi alam, hingga isu-isu sosial.


Di EP "The Discipline" ini, EARTH CRISIS merekam ulang 4 lagu yang pernah dirilis di album-album mereka sebelumnya.  TRACK 1, “The Discpiline”, lagu ini tentang Straightedge. Sebelumnya sudah dirilis di album “Destroy the Machine” (1995). TRACK 2, “Behind the Mask”, sebuah lagu lama yang ada di album “Firestorm demo” (1993), bukan “Firestorm EP” yang dirilis tahun 1995 lho.. Lanjut TRACK 3, “New Ethic” (yang juga dari album "Destroy the Machine" 1995),  lagu dengan lirik yang bercerita seputar Veganisme. Dan terakhir, TRACK 4, “Time of Strife”, yang tentunya jauh berbeda kualitas rekamannya dengan versi aslinya yang juga pernah dirilis sekitar tahun 1992 dalam sebuah kompilasi bertajuk “Structure Records Hardcore Compilation”. #CMIIW


Earth Crisis sempat bubar di tahun 2001, tapi reuni tahun 2007, dan lanjut hingga saat ini dengan rilisan-rilisan barunya, dan jadwal manggung yang cukup padat.


By the way, album “The Discipline” selain dirilis oleh Bullet Tooth Records, untuk Asia album ini dirilis oleh Samstrong Records (Indonesia). Mantap! Keseluruhan 4 track yang saya rasa cukup untuk mendengarkan kembali sedikit lagu lama EARTH CRISIS dengan sound baru yang lebih berat, dan vokal Karl Buechner yang yang tentunya jauh lebih gahar. Tapi rasanya akan lebih komplit semisal lagu “Ecocide” direkam ulang dengan sound berat ala-ala band hardcore jaman now. Hehehe...


(elvegano)

betterdayzine | vegan straightedge hardcore zine | since 2001  


Jumat, 03 Maret 2017

HOLD IT DOWN Rilis Single "Tight Your Snapback" di Bandcamp





HOLD IT DOWN lahir di Palembang, Indonesia tahun 2010 dengan gairah untuk tetap pada jalur. Kami tidak pernah memilih untuk menjadi Hardcore, ada semangat yang mendorong mereka untuk "hidup" di dalamnya. Hidup yang nyata dan mewariskan semangat yang sama untuk setiap hardcore kids, terutama di kota mereka. Tidak sedikit yang datang dan banyak pula yang pergi. Beberapa mencibir, sebagian hadir menampilkan dukungan tanpa batas yang kadang sulit dicerna akal fikir. Setiap langkah memiliki konsekuensinya masing-masing. Track “Tight Your Snapback” adalah anthem untuk menyalakan kembali "api", karena kami yakin api itu masih menyala. Hanya saja butuh beberapa bilah kayu baru di tungku pengapian.

Secara musikal “Tight Your Snapback” ini meng-capture dinamika ala oldschool hardcore  dan intensitas newschool style. Aliran vokal yang rapat dengan penyampaian syllable yang tetap terjaga. Tone gitar yang kasar, suara bass yang mentah dan dibentengi beat drum yang ritmis. Rekaman ini berkonten bocoran audio yang dibiarkan terpapar begitu saja dan dibayangi skill instrumen personel yang kotor. Membuat album ini lebih terasa “live” dan "real". Dirilis oleh Samstrong Records dan Yangmuda Records.


Vokal: Deny Octariansyah
Gitar: Mahardika Yudha
Bass: Aji Wisnu Graha
Drum: Rully Sastra
Mixed & Mastered: Panji Mustaqiem

Direkomendasikan bagi para penyuka Sick Of It All, Madball, Agnostic Front, Biohazard, Shutdown, dsb.

Download single "Toght Your Snapback" di sini:
HOLDITDOWN.bandcamp.com


betterday zine | vegan straightedge hardcore | 2017
est. since 2001
@betterdayzine

KILLED ON JUAREZ Rilis Album “Gemini” dalam Dua Format



Tepat tanggal 8 Januari 2017 bulan lalu, KILLED ON JUAREZ merilis album terbaru mereka yang berjudul “Gemini”. Album ini akan dirilis oleh dua label sekaligus dengan dua format berbeda. Samstrong Records akan merilis dalam bentuk CD, sedangkan format kaset akan dirilis oleh Jesuiscidal Records. Berisi 10 lagu ini merupakan yang kedua sejak Killed on Juarez dibentuk pada 2006 silam di Jogja. Dalam melodi-melodi hasil harmonisasi gitar, bass, drum dan vokal throat ini, Killed on Juarez terbilang cukup mencuri perhatian dibanding band Hardcore kebanyakan.

Saat ini, Killed on Juarez diperkuat oleh Fransisca Ayu (vokal), Ferry Fajar Kurniawan (drum), Sopoyono (bass), Setiawan Putra (gitar), dan Dhimas Satriatmoko (gitar). Dibentuk tahun 2006, Killed on Juarez sempat berformat female fronted band, dengan Keli pada vokal, sampai akhirnya ia memutuskan meninggalkan band, diikuti dengan Aan (guitar) dan xBimox (bass) yang juga meninggalkan band di jangka waktu antara 2006-2008. Setelah melalui banyak pergantian personil, warna musik mereka akhirnya sampai di satu titik yang pas, yaitu harmonized guitar riffs, harmony-oriented bass riffs, rapid kicks and throaty screaming. Dengan formasi seperti ini, Killed on Juarez punya nilai tawar yang lebih unik dan menantang.

Nama Killed on Juarez sendiri diilhami dari tragedi Ciudad Juarez di Meksiko di awal 90-an. Saat itu Juarez adalah tempat terjadinya Femicide dimana lebih dari 370 wanita dibunuh dengan cara brutal dan amoral. Bahkan 1/3 dari mereka telah diserang secara seksual dan diperkosa sebelum dihabisi nyawanya. Kengerian ini yang mengilhami terbentuknya musik Kill on Juarez. Di awal lahirnya, musik mereka dipengaruhi oleh band-band seperti Iron Maiden, Obituary, Slayer, Darkest Hour dan Unearth. Sampai sekarang mengeksplorasi harmoni gitar, lirik-lirik yang ditulis Kill on Juarez masih seputar semangat hidup, kesetaraan, kemanusiaan, sosial dan keputusasaan yang tak terelakkan.

Dalam “Gemini” ini, lagu-lagu mereka juga masih akan berkutat pada isu-isu sejenis. Samstrong Records selaku label yang menaungi merasa optimis dengan Album baru mereka ini. Sebelumnya, tahun 2008 mereka merilis EP “It Never Ends”. Terhitung sejak 8 Januari 2017 kemarin, “Gemini” sudah bisa didapatkan lewat toko-toko musik. Selamat berburu!

Daftar lagu "Gemini":
1.       The Beginning (intro)
2.       Learn The Pain
3.       Generator
4.       Commitment to Unwarranted
5.       Mindego
6.       Novel of Hypocrisy
7.       Play Rough
8.       Sinking Nation
9.       Warcore
10.     Everything Has Their Own End

Please visit:
Samstrong Records
Aditya Ageng Kristanto
Perum BRD Residence Block C5 no.8 Rt/Rw 002/003 Bumirejo. Pekalongan 51117
Central Java, Indonesia, South East Asia


Email:  aditya@samstrongrecords.com

Phone/Whatsapp: (+62) 85640791955



betterday zine | vegan straightedge hardcore | 2017
est. since 2001



Rabu, 12 Oktober 2016

CLOUDBURST Siap Luncurkan Debut Full Length "Crying of Broken Beauty"



Kabar menggembirakan datang dari unit hardcore/metal dari Yogyakarta, CLOUDBURST yang pada 29 Oktober 2016 nanti akan mengeluarkan rilisan terbaru mereka. "Crying of Broken Beauty", adalah titel yang dipakai untuk debut full length Cloudburst. Album pertama mereka ini akan dirilis oleh Samstrong Records dalam format CD terbatas hanya 150 keping.

Menyambut "Crying of Broken Beauty", akhir September lalu mereka telah merilis single pertama berjudul “Restless Piledriver” melalui akun Bandcamp resmi Cloudburst. Band yang sedang sering membakar panggung musik keras di Yogyakarta ini sebelumnya telah merilis demo berjudul "Dead" pada 2014 lalu. Tahun lalu, Cloudburst juga telah merilis split album bersama Warmouth, teman sejawatnya di Samstrong Records.

Berisi 13 lagu bertempo cepat, keras dan destruktif, "Crying of Broken Beauty" akan menjadi sebuah album band hardcore yang bersifat naratif yang jarang ditemui. Dalam gebukan drum kasar dan melodi yang penuh amarah, Crying of Broken Beauty akan membawa pendengar pada kengerian cerita tentang seorang pria yang mengintai mantan istrinya. Lewat lirik-lirik muram dan gore, Cloudburst mengakhiri cerita dalam sebuah adegan pembunuhan ganda, sang mantan istri dan dirinya sendiri. Tema ini diwujudkan dalam musiknya yang terkesan chaotic, yang kemudian dibungkus vokal serupa teriakan orang sakit jiwa. Album ini menggabungkan rasa urgensi, intensitas, kekacauan dan kemarahan yang dibangun secara rinci oleh J. Yudha (drum), Riddho N. (bass), Mahreza E. (gitar), dan A. Okta (vokal).
 

Dari sisi kematangan sebuah band, "Crying of Broken Beauty" bisa menggambarkan akhir dari keluguan Cloudburst, tentang titik selesai yang membawa mereka ke garis awal lagi. Tentang hidup dan belajar untuk menerima penderitaannya. Mendengarkan album ini, anda seperti sedang dipaksa menginjak pedal gas yang satu-satunya cara untuk menghentikannya tidak lain dengan menabrakkannya ke tebing batu di sisi jurang yang curam. Cepat dan beringas tapi tetap mampu mengartikulasikan amarah dalam melodi. Sebagai gambaran, Cloudburst juga telah merilis teaser "Crying of Broken Beauty". Bersiaplah untuk akhir Oktober yang akan membara!
 
Crying of Broken Beauty Song List:
1. “Invitation to Snuff Film
2. “Cripples Batallion”
3. “Restless Piledriver”
4. “Numbers”
5. “Meditations of Piss Artist”
6. “Grave of The Optimist”
7. “Essence of Chaos”
8. “Stoning”
9. “The Piece of Meat is Talking”
10. “Madness Touch”
11. “To Board a Chrasing Plane”
12. “Harakiri Rhapsody”
13. “Dead”

Link Trailer Crying of Broken Beauty:
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

SAMSTRONG RECORDS 
Aditya Ageng Kristanto
Perum BRD Residence Block C5 no.8, RT/RW: 002/003, Bumirejo, Pekalongan 51117, Central Java, Indonesia, South East Asia

Website: www.samstrongrecords.com 
Email:  aditya@samstrongrecords.com

Phone/Whatsapp: (+62) 85640791955

Jumat, 01 Juli 2016

SECT: Band Vegan StraightEdge Hardcore yang Dibentuk oleh Personel EARTH CRISIS, CURSED, CATHARSIS, dan FALL OUT BOY



SECT, Vegan StraightEdge Hardcore


Sebuah band hardcore baru yang dibentuk oleh orang-orang lama yang sudah malang-melintang di scene hardcore. Bernama SECT, dihuni oleh Scott Crouse (gitar) dan Ian Edwards (bass) yang juga personel EARTH CRISIS, Chris Colohan (vokal, CURSED), James Chang (gitar, CATHARSIS), dan Andy Hurley (drums, FALL OUT BOY). Bersatu dalam nama SECT dengan issue vegan straightedge yang akan semakin meramaikan scene hardcore.

Mereka merilis 3 lagu berjudul “Scourge Of Empire”, “Death Dealer”, dan “Sinking” melalui Soundcloud. Dan untuk album, akan direkam di Roost Frequency oleh Wes Gillespie, di-mixing dan diproduksi oleh Scoot Crouse & James Chang, serta di-mastering di Westwestside oleh Alan Douches. Rencananya debut album tersebut akan dirilis sendiri oleh SECT pada 5 Agustus 2016, didistribusikan oleh Deathwish (Amerika Utara), Reflection (Eropa), Alliance Trax (Jepang), Caustic (Brazil), dan Cactus (Malaysia).
Sumber:
BrooklynVegan.com, Ecorazzi.com, dan noisey.vice.com


Streaming lagu SECT klik di bawah ini:

https://soundcloud.com/user-947973294/scourge-of-empire
https://soundcloud.com/user-947973294/death-dealer
https://soundcloud.com/user-947973294/sinking



betterday zine | vegan straightedge hardcore zine | est. 2001
@betterdayzine



Selasa, 14 Juni 2016

F.O.W Presents: "Charity Fest 2016", A Benefit Concert, 17 July 2016, @Trio Hotel Sport Hall


Fist Of Wisdom booking and magz presents:

CHARITY FEST 2016
A Benefit Concert for Disabled Children
17 july 2016 @ Trio Hotel Sport Hall, Magelang


With:
- JUPITERSHOP
- SABERTOOTH
- GERBANG SINGA (Solo)
- TRUST DOWN (Solo)
- KOTEKA IS THE REASON (Sidoarjo)
- DARKSIDE
- FIGHT ANOTHER DAY (Klaten)
- NANCY ID
- FUMADOR CLOWN
- FORNICARAS
- BRODDYFAE (Semarang)
- WEREWOLVES
- SURVIVOR
- SHUT UP


There will be Merch-CD-Zine Bazzar to
ticket :
* pre sale Rp 15.000
* Rp 20.000 at the door but higher donations gratefully accepted

FOR INFO - SPONSORSHIP - DONATIONS :
* phone/whatsapp/line : 085739535598

Powered by :
- Tycusgoth Magelang
- Murder Family
- Real Street Assault ( RSA )
- Hit And Burn Records
- and more!

all profit from this festival will goes to disabled children!!

#CHARITYFEST2016 #SmallHelpForBigHope #NoReasonToHelp 




betterday zine | vegan straightedge hardcore zine | est. 2001
@betterdayzine

HAND OF HOPE, Kembali Dengan "Dekadensi Dunia" (2016, Haum Ent.)


HAND OF HOPE - Kembali Dengan Dekadensi Dunia
 


HAND OF HOPE, setelah beberapa tahun lalu diluncurkannya single ‘For Victory’, kali ini mereka kembali dengan album pertamanya dengan judul ‘Dekadensi Dunia’. Track berjudul ‘Tangan Harapan’ didaulat menjadi single perkenalan dengan materi album ‘Dekadensi Dunia’ yang telah diluncurkan beberapa bulan lalu. Bisa dirasakan perubahan musik mereka yang lebih kental kesan metallichardcore ala REPRISAL, xMAROONx , MORNING AGAIN, dsb yang menjadi influence mereka. 

    Berisikan 11 lagu yang secara penuh menceritakan tentang sikap keprihatinan mereka terhadap turunnya akhlak manusia yang semakin tidak terkendali akhir-akhir ini, yang disebabkan faktor duniawi dan tingginya arus globalisasi. Dengan lirik-lirik yang satir dan penuh makna, menjadi ciri khas mereka dipadu dengan musik metallichardcore dengan sentuhan melodicmetal yang cukup kental. Menjadikan album ini patut untuk diresapi dan dinikmati.

    Hand of Hope terbentuk di tahun 2008 dan telah mengeluarkan demo berisi dua lagu saat itu. Setelah beberapa kali berganti personil, kali ini mereka masih diperkuat oleh Ujik (vokal), Kiki (gitar), Romy (gitar) dan Sabian (drum). Selama dua tahun memilih fokus pada materi untuk album pertama mereka, akhirnya Hand of Hope pun menelurkan album ‘Dekadensi Dunia’ di pertengahan tahun 2016 ini.




betterday zine | vegan straightedge hardcore zine | est. 2001




Selasa, 07 Juni 2016

F.O.W: Pre-order benefit T-Shirt for children with disability


F.O.W (Fist Of Wisdom) merilis kaos yang keuntungannya akan didonasikan kepada anak2 yang mempunyai kelainan syaraf otak. Sebuah terobosan yang layak diapresiasi . Bagi kamu yang tertarik, bisa order lewat nomer di bawah ini:

F.O.W:
WA / Line / Phone: 085739535598

Facebook: facebook.com/FistOfWisdom
 
HARDCORE HELPS!

betterday zine | vegan straightedge hardore zine | est. 2001



Tandai Vokalis Baru, THROUGHOUT Rilis Single “One Vision”



Perubahan yang cukup besar terjadi pada band veteran melodic hardcore Yogyakarta, THROUGHOUT. Band yang telah berjalan selama 12 tahun ini memutuskan untuk mengganti vokalis mereka awal tahun 2016 ini. Astrida, vokalis yang telah mengisi suara di karya mereka sebelumnya diganti oleh Rika Fadhila. Keputusan ini terkait dengan jadwal kerja Astrida yang sangat padat dan keinginannya untuk fokus pada keluarga. Akhirnya, komposisi personil Throughout saat ini adalah Rika Fadhila (Vokal), Julianus Ferry (Gitar), Rio Catur (Drum), Yusron Faozi (Bass), dan Sidharta (Gitar).

Sebelumnya, sejak dibentuk tahun 2004, Throughout sempat mengalami beberapa pergantian personil. Setelah cukup stabil dengan komposisi Throughout tahun 2010, mereka sempat berada di titik terendah sebuah band, yaitu hampir bubar dikarenakan paska rilis album pertama personil Throughout sudah jarang sekali bertemu. Selain itu tuntutan pekerjaan lain dinilai sudah sangat menyita energi para personilnya.

Untuk menandai dan merayakan era baru di lini masa karier kekaryaan mereka, Throughout akan merilis sebuah single berjudul “One Vision” pada 6 Juni 2016 lalu. Single ini dikerjakan di Soba Studio dengan bantuan audio engineer kawakan di Yogyakarta, Grayce. Pada hari perilisan “One Vision” nanti, single ini bisa diunduh secara gratis lewat kanal bandcamp Samstrong Records.

“One Vision” sendiri adalah single yang sangat mewakili kondisi Throughout saat ini. Hadirnya vokalis baru dan kembalinya Yusron ke band menjadi semacam pemantik untuk kebangkitan Throughout kembali. Proses rekaman lagu ini juga adalah sebuah perjalanan menyatukan visi dari para personilnya. Lebih dari sekadar sebuah lagu, “One Vision” adalah momen. “Kami memutuskan bahwa lagu “One Vision” adalah representasi dari apa yang sedang kami perjuangkan saat ini. Baik itu hidup, profesi, atau apapun termasuk album ini,” ujar Sidharta dari Throughout.

Selain mengumumkan pergantian vokalis dan rilis single baru, Throughout juga mengabarkan rencana perilisan album terbaru mereka. Materi album masih dirahasiakan. Yang pasti saat ini para personil Throughout sudah sampai pada tahap recording. Rencananya, materi album penuh pertama mereka ini akan dirilis akhir tahun ini. Sebelumnya, Throughout telah merilis mini album berjudul "Step Ahead Into The Real World" pada tahun 2012 dan split album berjudul "Overseas Connection" bersama dengan CHALENGE, band asal Caldas da Rainha, Portugal, pada Maret 2013. Seluruh album mereka, termasuk album terbaru yang akan rilis akhir tahun nanti masih akan diluncurkan di bawah label Samstrong Records.

“Pergantian vokalis pasti akan memberikan warna baru yang segar. Dengan materi baru dan musik hardcore mereka yang makin panas, Samstrong Records tetap optimis dan bersemangat mendukung album terbaru Throughout yang akan rilis akhir tahun ini,” ujar Aditya mewakili Samstrong Records.

Sejak kemunculan pertama mereka pada 2004 silam, Throughout sudah dikenal dengan aksi panggung yang emosional dan materi lagu yang memiliki riff merdu dengan part modern oldschool hardcore. Throughout juga tercatat di kancah gig hardcore punk Yogyakarta sejak dulu, mereka bahkan sempat melakukan tur di Jabodetabek dan Jawa Timur bersama knockdown dan REASON TO DIE pada awal 2012 lalu. Selain bertambah segar dengan warna suara baru di vokal dan materi album yang tengah digodog dan juga dukungan dari Samstrong Records, Throughout juga mendapat dukungan penuh dari @berak9420, yang merupakan clothingline asal Bandung yang menyatakan kecocokannya dengan citra visual Throughout.

“One Vision” diharapkan bisa jadi pengenalan untuk warna baru Throughout dengan kegarangan yang masih sama. Bahkan kabarnya makin menjadi-jadi di album baru mereka akhir tahun nanti. Nantikan kabar terbaru album baru Throughout!
“One Vision” diharapkan bisa jadi pengenalan untuk warna baru Throughout dengan kegarangan yang masih sama. Bahkan kabarnya makin menjadi-jadi di album baru mereka akhir tahun nanti. Nantikan kabar terbaru album baru Throughout!


THROUGHOUT "ONE VISION":
SamstrongRecords.bandcamp.com/track/one-vision

 
betterday zine | vegan straightedge hardcore zine | est. 2001



Throughout "Step Ahead Into The Real World"


Kamis, 14 April 2016

WRECKING APART Merilis Single Baru

WRECKING APART adalah band modern hardcore yang berasal dari Klaten, Jawa Tengah. Terbentuk sejak awal 2015 dengan anggota Ahya - Vokal, Ega - Guitar, Reno - Drum dan Dipta - Bass. Band ini sebenarnya side project dari personil yang sudah memiliki band yang sudah eksis seperti Ahya & Reno dari FIGHT FOR DIGNITY (NuSchool Hardcore), Ega yang masih aktif di FIGHT ANOTHER DAY (Hardcore/Metal), dan Dipta dari STANDFOLD (Oldschool Hardcore).

Cerita singkatnya berasal dari rasa kemonotonan dari scene lokal hardcore yang cenderung bergerak dalam segmen yang begitu-begitu saja dan linear di mana musik hardcore yang diartikan selalu identik dengan ‘beatdown’, mereka merasa berada dalam arus yang sangat membosankan. Band ini mencoba memberikan alternatif baru bagi scene bahwa musik hardcore yang dikenal merupakan musik yang selalu bergerak dinamis tidak selalu diartikan dalam sesuatu yang terlihat di permukaan dan dilakukan banyak orang dalam scene tersebut. WRECKING APART terbentuk dengan influence band-band modern hardcore seperti Season in Wreckage, Napoleon, Defeater, Another Year, FC Five, Burning Down Alaska, Being As An Ocean, Hundredth, Stick to Your Guns, dsb.

Sebagai pemanasan awal, mereka telah merilis single pertamanya "Monument" yang bisa didengarkan secara streaming. Aksi panggung mereka ke depannya layak ditunggu.

(EV)


 
Streaming single WRECKING APART "Monument" klik di bawah ini:
https://soundcloud.com/user-299647343/wrecking-apart-monument

betterday zine | vegan straightedge hardcore zine | est. since 2001
@betterdayzine


 

DOMESTIC WAR

Live at The Oh Five

'FREE ME' Video

GO VEG!

xREPRESENTx

'The Downfall'. Sellout failed!

xLIFETIMEx

YKHC! Checkout: here!

EARTH CRISIS

Drug-dealers must fall!!

LIOSALFAR

Metalhardcore! Checkout: here!

Followers

Betterday zine Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template